Iklan
Pemprov
Kepala Puskesmas Perangai, Eka Agustina AM Kep lakukan pemeriksaan kesehatan ODGJ. Foto Istimewa.

Peran Keluarga Kunci Kesembuhan ODGJ

Lahat, Detik Sumsel – Upaya peningkatan kesehatan jiwa masyarakat, terus digalakkan Puskesmas Perangai, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat. Pasalnya masih ada 23 masyarakat Desa Perangai, yang terdata sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Upaya yang dilakukan, dengan cara pemberian obat secara rutin, dan sosialisai kepada keluarga pasien ODGJ untuk terus perduli terhadap kesembuhan.

“Tujuannya untuk meningkatkan rasa percaya diri keluarga pasien ODGJ. Karna peran keluarga sangat besar untuk kesembuhan pasien ODGJ ini,”ujar Eka Agustina AM Kep, Kepala Puskesmas Perangai, Senin (21/12), disela sosialisasi kesehatan jiwa di Puskesmas, bersama kader posyandu dan masyarakat.

Baca Juga :   Refi Baleklah Nak Ayah Ibu Kangen

Eka menambahkan, dari jumlah itu ada pasien yang masuk kategori ringan, sedang, berat, namun tidak ada pasien yang di pasung. Untuk mendukung kesembuhan dan meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat, peran keluarga sangat penting. Seperti jika ada anggota yang alami defresi, dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sejak dini, bisa mengghindari defresi tingkat tinggi yang berujung pada gangguan jiwa..

“Intinya masyarakat, keluarga dan kita (Puskesmas), harus sama-sama perduli. Bukan mala mengucilkan,” pinta Eka. Diakhir Puskesmas Perangai juga memberikan baju batik untuk kader posyandu dari Ketua TP PKK Kabupaten Lahat. Ada juga Posyandu Kit, berisi masker, hand sanizer, faceshiel, untuk melayani masyarakat dimasa pandemi covid-19. (heru)

Baca Juga :   Ini Cara Ikatan Duta Pertanian Sumsel Antisipasi Karhutla di Sumsel Ditengah Pandemi Covid 19
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

DPC PDIP Banyuasin Gelar Baksos Bulan Bung Karno

Banyuasin, Detik Sumsel – Kondisi pandemi yang membuat stok darah di PMI Banyuasin mengalami kekurangan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *