Detik
Dua pelaku perampokan terhadap Touke Kopi di Lahat yang berhasil dilumpuhkan oleh Satreskrim Polres Lahat

Perampok Touke Kopi di Lahat, Keok Ditangan Team Panther

Lahat, Detik Sumsel — Masih ingat kejadian perampokan touke kopi di Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Minggu (2/9) lalu. Sepak terjang pelarian dua dari tiga tersangka perampokan tersebut, berhasil dihentikan tim Panther Satreskrim Polres Lahat. Keduanya ialah Enrawan (42), dan Firhandi (39), warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Pajar Bulan, Lahat.

Penangkapan berawal ketika petugas berhasil mengetahui persembunyian Enrawan. Setiba di lokasi, Tim Panther bersama anggota Polsek Kota Agung dan Polsek Pajar Bulan rupanya langsung disuguhi perlawanan oleh Enrawan. Bukannya adu tembakan, sambil menodongkan senjata api rakitan, Enrawan mala berupaya melarikan diri.

Petugas yang tidak ingin kehilangan buruannya, langsung mengambil tindakan tegas. Satu butir timah panas petugas, persis mengenai paha kirinya. Ernawan pun tumbang dan menyerah di kepungan petugas.

Baca Juga :   Pemkab Muba Dukung Survei Seismik 3D

“Kita tangkap sekitar pukul 01.00 WIB, di kediamannya. Dari tangan Ernawan kita amankan satu pucuk senjata api rakitan, beserta empat butir amunisi,” terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Dwi Darma, Jumat (28/9).

Sekitar pukul 02.00 WIB, pengembangan terhadap rekan tersangka lainnya langsung dilakukan. Persembunyian Ernawan yang tak jauh dari rumah Firhandi, rupanya membuat pria berkepala lalas ini sadar, bahwa polisi juga memburunya. Firhandi yang berupaya kabur dari pintu belakang, rupanya ketahuan petugas. “Dor,dor”. Alhasil dua butir timah panas membuat tubuh besar Firhandi tersungkur di tanah.

“Baru sekali ini, saya hanya diajak Syamsuri. Ernawan yang menodongkan pistol ke korban, saya mengikat korban sambil bawa parang,” kata Firhandi, saat dibincangi media ini.

Baca Juga :   Diduga Diracun, Pengemin Sungai Alami Kerugian Puluhan Juta

Sebelumnya, tiga tersangka ini masuk ke rumah Irhamuddin (37), sekitar pukul 23.00 WIB dengan cara mencongkel pintu belakang. Tersangka sempat mengancam korban dengaan senpi rakitan dan sajam, lalu mengikat tangan korban. Selain menguras harta Irhamuddin Rp 190 juta, ketiga tersangka ini juga membawa lari satu sepeda motor jenis Honda Beat milik korban.

“Hasil rampok langsung dibagi rata oleh tersangka, uangnya sudah digunakan tersangka untuk membangun rumah. Kita masih memburu satu tersangka lain, atas nama Syamsuri (38), warga Desa Muara Danau, Kecamatan Tanjung Tebat, Lahat,” ujar Satria. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Terkait Pelaku Pelemparan di Jalan Tol Kayuagung-Palembang, Ini Kata Kapolres OKI

Kayuagung, Detik Sumsel — Berseliwerannya foto maupun video terduga pelaku pelemparan batu terhadap kendaraan yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *