Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Liputan Khusus Peraih Gelar Double Winner Ini Akhirnya Degradasi ke Liga 2

Peraih Gelar Double Winner Ini Akhirnya Degradasi ke Liga 2

Tanggal : Pukul :
653
0
Foto: Net

Lipsus, Detik Sumsel- Kompetisi musim 2018 menjadi mimpi buruk bagi Sriwijaya FC. Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini harus menerima kenyataan pahit karena harus terdegradasi dari Liga 1 dan turun kasta ke Liga 2 pada musim depan. Setelah finish di posisi 17 klasemen akhir.

Ini menjadi catatan kelam bagi Laskar Wong Kito, sebagai klub yang pernah mencatatkan sejarah di kancah sepakbola tanah air saat meraih gelar double winner pada edisi 2007-2008 lalu. Dengan merengkuh tropy Indonesia Super League (ISL) dan Piala Indonesia. Serta juara ISL pada musim 2012.

Padahal jelang bergulirnya kompetisi, SFC menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga 1 2018, berkat pencapaian yang berhasil ditorehkannya pada turnamen pra musim. Saat berhasil finish sebagai juara III Piala Presiden dan menjadi kampium di Piala Gubernur Kaltim.

Prestasi gemilang tersebut tidak terlepas dari komposisi jajaran pelatih top yang dikomandoi Rahmad Darmawan. Maupun pemain bintang serta berkualitas yang dimiliki tim bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, baik asing maupun lokal.

Seperti Alberto Goncalves, Esteban Vizcarra, Konate Makan, Manuchehr Jalilov, Mahamadou N’Diaye, Hamka Hamzah, Alfin Tuassalamony, Marckho Sandy Meraudje, Teja Paku Alam, Zulfiandi dan lainnya.

Baca Juga :   10 Pemain Sriwijaya FC Sukses Curi Poin Penuh di Kandang Persibat

Namun status sebagai tim unggulan tiba-tiba berubah drastis, setelah terjadi permasalahan didalam internal klub jelang berakhirnya putaran pertama Liga 1 2018, yang berdampak pada kondisi finansial klub.

Hingga mulai mencuatnya isu tunggakan gaji yang berdampak pada aksi mogok latihan yang dilakukan pemain. Puncaknya, sebanyak 8 pemain bintang SFC secara resmi dilepas manajemen klub.

Adapun ke-8 pemain terdiri dari Hamka Hamzah (stopper), Mahammadou Ndiaye (stopper), Konate Makan (gelandang), Novan Setya Sasongko (full back), Alfin Tuasalamony (stoper/full back), Adam Alis Setyano (gelandang), Patrich Wanggai (striker) dan Rahmat Hidayat (gelandang).

Tidak lama setelah itu, jajaran pelatih dan ofisial tim pun turut meninggalkan SFC seperti pelatih kepala Rahmat Darmawan, pelatih fisik Rasiman, pelatih kiper Kurnia Sandi, dokter tim dr El Amin dan fisioterapis Ibnu.

Eksodusnya jajaran pelatih dan sejumlah pemain bintang membuat prestasi SFC langsung terjun bebas. Padahal saat itu SFC bertengger diurutan 3 klasemen sementara.

Kehadiran pelatih yang didaulat menggantikan posisi RD seperti Subangkit dan Alfredo Vera. Maupun sejumlah pemain baru yang didatangkan yaitu Mohammadou Al Hadji, Goran Gancev dan Alan Henrique, belum mampu mendongkrak performa tim.

Baca Juga :   Babak 1, Sriwijaya FC Ungguli Bandung United 1-0

Usai terdegradasi ke Liga 2, jajaran direksi PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub bertekad untuk memperbaiki kualitas tim, sehingga bisa kembali berlaga di Liga 1 pada musim kompetisi 2020.

Direktur Utama PT. SOM Muddai Madang menyatakan, dia merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas melorotnya prestasi SFC. Karena itu, sebagai pemilik saham mayoritas perusahaan, Muddai bertekad segera mengembalikan skuad Wong Kito ke Liga1.

“Kami optimis untuk mengembalikan SFC ke habitatnya di Liga 1,” kata Muddai, Senin (10/12).

Muddai menyatakan, pihaknya sudah berusaha maksimal menjaga marwah SFC untuk tetap berada di Liga 1. Namun, upaya tersebut tak cukup karena Teja Paku Alam cs akhirnya gagal keluar dari zona degradasi usai tumbang 1-2 dari Arema FC pada laga terakhir. “Jangan terlalu bersedih, kami akan sekuat tenaga mengembalikan SFC
liga 1,” janjinya. (iyop)

Beberapa Prestasi Sriwijaya FC

Liga Indonesia/ISL
Juara : 2008, 2012

Piala Indonesia
Juara : 2008, 2009, 2010

Inter Island Cup
Juara : 2010, 2012

Community Shield
Juara : 2010

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here