Iklan
Pemprov
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIk menunjukkan barang bukti tersangka penyiraman air keras terhadap korban Panji

Penyiram Air Keras Aktivis 98 Diciduk, Motifnya Dendam Pribadi

Palembang, Detik Sumsel — Terungkap motif penyiraman air keras atau cuka parah yang dilakukan tersangka Ferry Zulkarnain terhadap korban Panji (40) aktivis 98 warga Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Palembang adalah persoalan pribadi yakni hutang piutang antara korban yang tidak bisa diselesaikan. Hal disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan.

Tersangka Ferry Zulkarnain diringkus anggota unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel dirumahnya Jalan Kolonel Andreaz, komplek perumahan Puri Impian 2, Kecamatan Sukarami Palembang Senin (12/4/2021).

Saat dihadirkan pres rilis tersangka dan barang bukti di Subdit III Jatanras Polda Sumsel Kamis (15/4/2021) tersangka Ferry Zulkarnain tidak banyak memberikan keterangan bahkan awak media yang mewawancarainya ia hanya menjawab singkat dan tidak jelas.

“Saya cuma bawak motor, motor itu juga punya teman saya, yang nyiramkan cuka parah FR. Katanya dia ada dendam pribadi terkait utang piutang sama korban. Cuka parahnya sudah disiapkan oleh FR,”kata Ferry.

Baca Juga :   Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Cik Ujang Bakal Bangun Rumah Sakit Baru

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit III Jatanras Kompol Christoper Panjaitan mengatakan
pelaku penyiraman air keras terhadap korban Panji berjumlah dua orang. Satu sudah ditangkap dan satunya lagi identitasnya sudah dikantongi masih dalam pengejaran anggota.

“Pelaku dua orang mengendarai sepeda motor, korban sudah dibuntuti dari belakang setibanya di TKP motor korban di pepet lalu pelaku yang dibelakang menyemprotkan air keras ke arah korban,”katanya.

Tidak puas dengan menyemprotkan air keras, kata Hisar korban saat itu lari lalu dikejar oleh pelaku dan setelah korban didapat pelaku menyiramkan air keras bagian wajah dan tubuh korban. Tidak hanya itu pelaku juga menyekoki air keras ke mulut korban sehingga korban juga mengalami luka bakar di lidah dan kerongkongan nya yang membuat korban kesulitan berkomunikasi.

Baca Juga :   PT SCP Dilaporkan Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Hak Tenaga Kerja

“Untuk motif pelaku menyiram korban dengan air keras dipicu dendam pribadi antara korban dan pelaku yang dilatarbelakangi hutang piutang yang semakin hari semakin meruncing sehingga tidak bisa diselesaikan,”bebernya.

Dikatakan Hisar, pihaknya akan masih mendalami kasus penyiraman air keras ini karena baru mendapat keterangan dari satu pelaku sehingga keterangan belum utuh. Dan apabila tersangka utama sudah ditangkap baru kita mendapatkan keterangan secara utuh.

“Karena peran tersangka yang kami tangkap ini hanya membawa sepeda motor, sedangkan yang menyiram korban dengan air keras masih DPO identitas nya sudah kami kantongi dan masih kami kejar. Kami himbau agar pelaku yang DPO segera menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas,”tandasnya.

Untuk tersangka, polisi menjeratnya dengan pasal 170 KUHP, pasal 351 ayat 2 KUHP dan pasal 353 KUHP dengan ancaman hukum penjara diatas tujuh tahun penjara.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Deru : Pejabat PALI Segera Selaraskan Irama, Dimana Gendang Begitu Tari

Palembang, Detik Sumsel – Prosesi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati PALI Ir H. Heri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *