Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pembukaan Kegiatan Perluasan Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI)

Pentingnya Produk SNI

Palembang, Detik Sumsel – Hingga tahun 2018, ratusan Industri Kecil Menengah (IKM) di kota Palembang yang diketahui telah menggunakan label Standar Nasional Indonesia (SNI) saat ini hanya berkisar 15 hingga 20 IKM.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian Kota Palembang, Masripin HM Toyib, meski menurutnya saat ini IKM yang telah ber SNI mengalami peningkatan, namun Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang masih memiliki kendala dalam mensosialisasikan hal tersebut kepada para pelaku IKM yang ada di Kota Palembang.

“Kita masih terbentur permasalahan biaya untuk sosialisasi. Seperti hari ini, disini hanya ada 100 peserta, namun kita harapkan mudah-mudahan kedepan ini akan lebih meningkat lagi,” ungkap Masripin usai pembukaan kegiatan perluasan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di Grand Atayasa Palembang, Kamis (22/11).

Baca Juga :   APJI Bagikan 5 Ribu Nasi Gratis untuk Warga Sumsel

Kegiatan yang bertemakan ‘Mendorong Daya Saing Industri Manufaktur’ tersebut, diharapkan Masripin dapat membuat para pelaku IKM miliki keinginan untuk mendaftarkan produknya agar segera mendapatkan sertifikat SNI.

Menurutnya, untuk mendapatkan standar SNI tidaklah sulit bagi para pelaku IKM.

“Asalkan mereka (red) mau menuruti aturan – aturan serta petunjuk dari Balai Riset dan Standardisasi Industri Palembang Kementerian Perindustrian (Baristand Musi) dan Badan Standarisasi Nasional (BSN),” terangnya.

“SNI ini penting, karena untuk meningkatkan mutu dan bisa bersaing dengan IKM di luar kota Palembang,” tambahnya.

Baca Juga :   Bupati Askolani : Insentif ini Bentuk Kasih Sayang dan Perhatian Negara

Sementara itu, Staf Ahli Walikota Palembang Bidang Pemerintahan Sosial dan Masyarakat (Sosmas), H K Sadarudin menyampaikan, bahwa Standar Nasional Indonesia sendiri telah diatur dalam undang-undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang perindustrian, di dalam pasal 52 pasal 54 dan pasal 55 penggunaan tanda SNI pada produk industri harus mengikuti aturan lembaga setingkat yang menilai kesesuaian terhadap standar melalui mekanisme sertifikasi produk penggunaan tanda SNI.

“SNI itu lebih menjamin produk berkualitas, selain itu ruang lingkup pemasaran produk bisa lebih diperluas, tidak hanya lokal tetapi juga tingkat nasional bahkan internasional,” singkatnya. (Wira)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *