Pemprov
Kepala Cabang Mobil 88 Palembang, Andreaa Agil saat menunjukkan salah satu produk mobil bekas.(maya/detiksumsel.com)

Penjualan Mobil Bekas Mulai Merangkak Naik Hingga 50 persen

Palembang, Detik Sumsel – Sejak penerapan New Normal, penjualan mobil bekas mulai merangkak naik. Diawal November ini saja, penjualan unit mobil bekas rata-rata naik hingga 50 persen.

Kepala Cabang Mobil 88 Palembang, Andreaa Agil mengatakan, sekarang permintaan pasar untuk mobil bekas mulai mengalami kenaikan, seiring dengan pemberlakuan new normal yang diterapkan pemerintah.

“Sekarang penjualan sudah mulai naik, meski belum sesuai target yang ditetapkan. Tapi setidaknya penjualan sudah mencapai angka 50 persen dari sebelumnya,” jelas Agil, dibincangi diruang kerja, Jumat (05/12).

Kenaikan ini didorong mulai membaiknya kondisi ekonomi, yang membuat pelaku usaha sudah mulai bergerak seperti pengusaha travel dan pedagang yang sudah kembali memulai usaha, mereka tentu saja membutuhkan kendaraan.

Baca Juga :   Tahun Depan Pemerintah Turunkan Bunga KUR Menjadi 6 Persen

“Ini yang mendongkrak penjualan kita. Bulan ini saja kita mampu menjual dua mobil komersial jenis Haice, dan beberapa unit mobil minibus,”ucapnya.

Ditambahkannya, dari beberapa tipe kendaraan yang ditawarkan. Tipe minibus, city car dan komersial paling banyak diminati konsumen.

Sekarang ini, kebanyakan orang mencari kendaraan minibus yang memiliki daya tampung banyak dan bisa digunakan untuk keluarga, namun dengan harga yang terjangkau. Untuk minibus rata-rata ditawarkan Rp100 juta.

Selain minibus sekelas Avanza, Xenia, Innova dan Rush. Kendaraan city car seperti Agya, Ayla dan Yaris juga menjadi incaran peminat mobil bekas. Karena dengan harga mulai Rp 80 juta, konsumen sudah bisa memiliki mobil.

“Alhamdulillah, penjualan sudah naik hingga 50 persen, meski belum sesuai target. Tapi ini sudah menunjukkan tren positif untuk penjualan mobil bekas. Kita berharap, diakhir tahun ini minimal target 80 persen bisa dicapai,” harapnya.

Baca Juga :   Bukan Pekerjaan Sebelah Mata, Sales Bisa Jadi Pimpinan

Tapi sayangnya, kondisi kenaikan penjualan ini tidak didukung dengan ketersedian stok barang, saat ini stok barang yang ada hanya beberapa unit saja.

“Susah mendapatkan unit mobil saat ini, karena unitnya terbatas dan kebanyakan mereka melakukan tukar tambah dengan mobil baru,”jelasnya.

Aqil mengharapkan, dengan adanya kenaikan penjualan ini pihaknya mengharapkan target review penjualan bisa tercapai.

“Ya, meski ada review target dari pusat, tapi bila kondisi seperti ini tetap sulit untuk mencapai target,” ungkapnya.(May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Ekonomi Syariah Kekuatan Baru Perekonomian Indonesia

Palembang, Detik Sumsel – Ekonomi syariah diprediksi bakal menjadi satu dari tiga kekuatan ekonomi baru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *