Beranda Liputan Khusus Penjualan Hewan Kurban Merosot

Penjualan Hewan Kurban Merosot

Tanggal : Pukul :
223
0
Penjual hewan kurban mulai ramai di Palembang untuk menjual hewan kurban yang telah dipelihara sejak lama.

Lipsus, Detik Sumsel – Bertujuan untuk mencari rezeki tambahan saat Hari Raya Idul Adha, Anang memilih berjualan hewan untuk di kurbankan saat Lebaran Idul Adha nanti.

Pria yang berprofesi sebagai Petani ini sudah berjualan hewan kurban ini menjajakan Kambing dan Sapi di tepi Jalan Kolonel H Burlian Km 10 Palembang. Dirinya mengaku sudah berjualan Hewan Kurban ini sejak 5 tahun terakhir.

Menurutnya hewan yang akan menjadi Kurban saat lebaran Haji nanti ada beberapa kriteria, antara lain, umur kambing adalah 1 tahun dan untuk Sapi minimal 2 tahun ke atas, kemudian kesehatan kambing yang terjamin, hingga hewan yang akan dijadikan kurban tersebut jangan sampai lepas gigi.

“Dan kualitas hewan kurban juga harus diperhatikan sehingga hewan yang akan di kurbankan tidak stress, sehingga harus diperhatikan juga dari segi kesehatan hewan tersebut,” ucapnya.

Pria asal Tanjung Raja ini mengaku hewan kurban yang dijajakannya tersebut di ambilnya dari Daerah Lampung, dan Dijual berkisar harga Rp3.500.000 – Rp18 juta.

“Kalau untuk Kambing kita jual di angka Rp2.500.000 – Rp3.500.000, sedangkan untuk Sapi Rp17 – 18 juta tergantung dari ukuran hewan dan kualitas hewan kurbannya,” bebernya.

Baca Juga :   Pemerintah Sediakan Dana Bantuan Masjid

Anang memprediksi untuk jumlah hewan kurban yang dijajakannya, lebih banyak tahun sebelumnya di bandingkan tahun ini, mengingat saat ini masih memasuki musim krisis ekonomi.

“Kalau tahun kemarin itu dari jauh-jauh hari sudah banyak yang telepon untuk pesan hewan kurban, tapi sekarang lebih sepi, paling biasanya sih H-3 Lebaran mulai ramai yang beli hewan Kurban,” tambahnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa dirinya 24 jam standby menunggu para pembeli hewan kurban tersebut.

“Untuk tahun ini saya stok Kambing 20 Ekor, dan Sapi 2 Ekor, jadi saya buka 24 jam disini gantian jaga dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Abdullah, pedagang hewan kurban di kawasan Jalan Demang Lebar Daun ini juga mengaku penjualan tahun ini menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini kami berani cuma menyiapkan 25 Sapi dan sedangkan kambing 50 ekor, kalau dua tahun sebelumnya untuk sapi saja bisa terjual 100-200 ekor, tapi dua tahun ini mengalami penurunan, jauh merosot, tahun lalau hanya laku 30 ekor sapi dan 50 kambing,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kapolda Sumsel Irjen Firli Resmi Jadi Ketua KPK
Penjual hewan kurban memberi makan hewan kurban yang akaan dijual ke masyarakat di Palembang.

Dirinya mengaku tidak tahu kenapa terjadi penurunan penjualan dari hewan kurban. “Berjualan hewan kurban sejak tahun 1980, berjualan disinilah, tapi kami dak tahu ngapo biso turun penjualan hewan kurban kami,” katanya sedih.

Dijelaskan Abdullah, untuk mendapatkan hewan kurban selama ini dirinya mengaku mengambil dari pengepul dari Tanjung Raja OKI dan Banyuasin.

“Ada juga dari kandang kami sendiri, tapi kebanyakan didapat daripengepul, Tanjung rajo dan Banyuasin, tapi ada juga yang nitip hewan disini,” tuturnya

Untuk harga hewan kurban miliknya, harganya bervariasi, untuk Sapi mulai harga Rp11 – 30 juta dan untuk Kambing mulai harga Rp2-4 juta. “Untuk sapi jenis Limosin, 30 jt dengan berat 150 kg harganya dari 30 -35 juta,” katanya.

Abdullah juga menjamin sapinya sehat dan layak untuk kurban karena diakuinya bahwa hewannya rutin di periksa dokter. “Sapi dan kambing yang dinilai baik untuk dijual itu, dilihat giginya,umur dan gemuk badannya, dan rutin di periksa oleh dokter hewan,” pungkasnya. (bra/fir)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here