Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Pengunjung Membludak, Citymall Lahat Berlakukan Nomor Antri

Pengunjung Membludak, Citymall Lahat Berlakukan Nomor Antri

Tanggal : Pukul :
410
0
Pengunjung Membludak, Citymall Lahat Berlakukan Nomor Antri
Pengunjung saat antri memasuki salah satu tenant di Citymall Lahat. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Ditiadakannya sholat ied berjamaah di masjid pada tahun ini, rupanya ikut menimbulkan sejumlah kritik masyarakat Kabupaten Lahat. Pasalnya alasan penerapan Physical Distancing tidak sepenuhnya berjalan, soalnya pasar dan mall tetap buka dan ramai didatangi masyarakat.

Menanggapi gejolak yang timbul itu, Teges Prita Soraya, Head of Commercial Marketing NWP Retail, perusahaan induk
pengelola Citimall Lahat menyampaikan. Pihaknya juga mengambil langkah cepat, dalam memberlakukan protokol kesehatan dan keamanan di seluruh area mall. Mulai dari penyesuaian jam operasional mall, hingga membersihkan secara rutin seluruh area/benda yang suka dipegang pengunjung.

Baca Juga :   Iptu Irsan Dilantik Jadi Kapolsek Kota LahatĀ 

“Pengunjung wajib menggunakan masker, jika tidak bawa dilarang masuk. Bukan hanya pengunjung, karyawan tenant dan staff, subu tubuhnya juga diperiksa,” sampainya, Sabtu (23/5).

Lanjut Teges Prita Soraya, pemberlakuan physical distancing juga dilakukan salah satu tenant di Citimall Lahat. Yakni Matahari Department Store, dengan membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke dalam toko maksimal 350 orang, dalam satu waktu dibuat secara bergantian.

“Kami menghimbau, masyarakat juga mendukung upaya kami dalam menerapkan protokol kesehatan. Kami juga menyediakan jasa Jastip dan Drive Thru bagi pelanggan yang ingin berbelanja atau memesan makanan secara online, jadi tidak perlu harus ke luar rumah,” ucapnya.

Baca Juga :   Wilayah Lahat Dicaplok, Cik Ujang: Nanti Dipasang Patok, Jangan Digeser Lagi

Sementara, Agung (25) warga Kota Lahat mengatakan, terkait banyaknya warga yang berada di pasar dan mall, itu kembali lagi ke kesadaran masyarakatnya sendiri. Pasar dan mall tetap akan dibuka, karena untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kalau masyarakatnya susah untuk diatur, ya mau gimana lagi. Tinggal sadar diri aja sekarang,” kata Agung. (heru).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here