Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Kriminal Penghujung 2019, BNNP Sumsel Sita 36 Kg SS dan 32 Ribu Butir...

Penghujung 2019, BNNP Sumsel Sita 36 Kg SS dan 32 Ribu Butir Ekstasi dari Tiga Kurir

Tanggal : Pukul :
515
0
BNNP Sumsel merilis tersangka dan barang bukti sabu seberat 36 kilogram dan 32570 butir pil ekstasi dikantor BNNP Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Dipenghujung tahun 2019, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel berhasil menangkap sindikat kurir sabu jaringan Malaysia, Batam, Riau dan Sumsel.

Kurir yang ditangkap tiga orang masing-masing, Juni Muldianto alias Joni, Riyanto alias Riyan keduanya warga Tembilahan, Kabupaten Indra Giri Hilir, Riau dan Juanda alias Yabot warga Palembang.

Ketiga tersangka ditangkap didua lokasi yang berbeda. Tersangka Juni Muldianto alias Joni dan Riyanto alias Riyan ditangkap disalah satu SPBU di Jalan Palembang Betung, Kabupaten Banyuasin Rabu (11/12).

Sedangkan tersangka Juanda alias Yabot ditangkap dihalaman hotel Galaxi Jalan Soekarno Hatta hasil pengembangan tersangka Joni dan Riyan.

Selain menangkap tiga tersangka, petugas juga mengamankan 32570 butir pil ekstasi dan 36 kilogram sabu sabu yang disimpan dalam tas ransel serta dua unit mobil diantaranya Avanza BM 1671 ME dan Daihatsu Sigra BG 1145 ZE yang digunakan membawa narkoba dari Riau ke Sumsel.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan mengatakan tersangka Jon dan Riyan keduanya warga asli Tembilahan. Keduanya diperintahkan A yang merupakan bandar sabu yang ada di Tembilahan.

“Jon dan Riyan diperintahkan membawa sabu seberat 36 kilogram dan 32570 butir pil ekstasi dari Tembilahan ke Sumsel tujuan Kabupaten Pali melalui jalur darat dengan menggunakan mobil rental,”kata Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan saat pres rilis tersangka dan barang bukti dikantor BNNP Sumsel Senin (16/12).

Dari 36 kilogram sabu yang akan dibawa ke Pali 8 kilogramnya akan diturunkan di Palembang kepada tersangka Juanda alias Yabot. Belum sempat menurunkan 8 kilogram sabu di Palembang kedua tersangka berhasil disergap petugas BNNP Sumsel dikawasan Betung.

“Dari pengembangan tersangka Jon dan Riyan petugas kami berhasil meringkus Yabot didepan salah satu hotel di Jalan Soekarno Hatta yang menunggu kiriman 8 kilogram sabu,”bebernya.

Menurut Jenderal polisi bintang satu ini, keberhasilan anggota BNN Sumsel tidak lepas dari informasi yang disampaikan masyarakat. “Seperti pengungkapan sebelumnya yang dilakukan BNNP Sumsel juga tidak lepas dari informasi yang diperoleh dari masyarakat,”

“Ketiga tersangka dijerat Pasal 112 dan 114 Junto Pasal 132 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati,”tandasnya.

Sementara itu, tersangka Joni diketahui menyelundupkan sabu dari Riau ke Sumsel merupakan yang kedua kalinya. Yang pertama ia berhasil mengantarkan enam kilogram sabu ke Pali dengan upah sebesar Rp 15 juta per kilo dari AC.

“Untuk mengantar 36 kilogram sabu dan 32570 butir pil ekstasi ini saya baru dikasih  uang jalan Rp 5 juta . Sudah dua kali ditugaskan bos (AC) antar narkoba, yang pertama saya bawa 6 kilo ke palembang berhasil dengan upah per kilo 15 juta,” ungkapnya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here