Gran Fondo

Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Jadi Jabatan Fungsional

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Banyuasin mengikuti Sosialisasi Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Tahun 2019 yang diselenggarakan Bagian Fasilitasi Layanan Pengadaan Barang Jasa Setda Pemkab Banyuasin.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium Pemkab Banyuasin dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Dr Ir H Firmansyah, MSc ini menghadirkan narasumber Kasi Karir Pengelola Pengadaan Barang Jasa LKPP RI Rovazio Okiza dan juga dihadiri Kepala Bagian Fasilitasi Layanan Pengadaan Barang Jasa Setda Pemkab Banyuasin Muhammad Sujai.

Sekda H Firmansyah mengatakan bahwa Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah merupakan fungsi penting dari setiap organisasi pemerintah. Pengadaan yang efisien, efektif, akuntabel dan transparan sangat penting dalam rangka mewujudkan efektivitas pencapaian kinerja program pemerintah khususnya Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan pengadaan barang/jasa merupakan agenda pekerjaan pemerintah yang selalu ada setiap tahun, namun pelaksanaannya selalu dilakukan oleh PNS yang dibentuk secara adhock dimana hanya dikerjakan sebagai tugas tambahan saja bagi PNS yang bersangkutan.

Dikatakannya, Jumlah paket lelang untuk Kabupaten Banyuasin Tahun 2018 sebanyak 120 paket dengan sumber dana dari APBD dan APBN. Agar pengadaan barang/jasa tersebut dilaksanakan secara tepat dari perencanaan sampai dengan pengelolaan asetnya maka harus ditangani oleh PNS yang secara tugas dan fungsi pokoknya adalah melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa.

” Secara umum, pengadaan barang/jasa yang bersifat tradisional dipandang sebagai fungsi administrasi. Fase perencanaan belum dianggap sebagai hal yang penting, sehingga membutuhkan upaya yang besar untuk masuk pada fase pelaksanaan proses pengadaan, “katanya.

” Akibatnya adalah proses pengadaan barang/jasa hanya fokus mendapatkan barang/jasa yang dibutuhkan, bukan fokus untuk mendapatkan barang/jasa yang berkualitas. Berbeda jika dibandingkan dengan pendekatan strategis dimana sejak tahap inisiasi proyek hingga reviu, upaya yang dibutuhkan hampir setara. Masing-masing fase akan memberikan value yang signikan dalam mengidentikasi solusi yang diperlukan ketika proses pengadaan berjalan, “tegasnya.

Baca Juga :   Gara-gara Terjerat KDRT, Aksi Pencurian Sakok Akhirnya Terbongkar

Selain itu, terang Sekda dengan fokus kepada pengelolaan hubungan kerja sama dengan penyedia barang/jasa, semakin sedikit waktu yang diperlukan dalam memecahkan permasalahan. Waktu dapat digunakan untuk menilai kualitas barang/jasa yang disampaikan dan mengidentikasi peluang penghematan serta manfaat lainnya. Secara umum, pendekatan strategis mampu memberikan nilai yang lebih besar.

“Kemandirian tugas berdasarkan keterampilan yang melekat dalam jabatan fungsional ini diharapkan akan mengubah kegiatan pengadaan, dari kegiatan yang tadinya administrasi teknis operasional menjadi kegiatan bersifat manajerial yang lebih profesional,” tegasnya.

Dijelaskan Sekda, Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, manajemen kontrak, dan manajemen informasi aset. Sehingga jabatan fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa terdiri dari beberapa unsur termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat pengadaan, kelompok kerja serta panitia pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP).

Jabatan fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab dan wewenang untuk melakukan kegiatan perencanaan  pengadaan barang/jasa Pemerintah, pemilihan  penyedia, manajemen kontrak dan manajemen informasi asset sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

” Tujuan dibentuknya jabatan fungsional adalah untuk meningkatkan produktifitas kerja, produktifitas unit kerja, peningkatan karier dan peningkatan profesionalisme aparatur pemerintah. Profesionalisme adalah salah satu aspek yang diperlukan untuk mewujudkan penyelenggaraan tugas pemerintah yang efektif dan efisien. Pengembangan karir yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja adalah bentuk dukungan terhadap profesionalisme,” katanya.

Baca Juga :   H Askolani, Bupati Pertama Yang Kunjungi Sei Sembilang

Melalui jabatan fungsional penilaian prestasi kerja bagi pejabat fungsional ditetapkan dengan angka kredit berdasarkan unsur dan sub unsur kegiatan yang dilaksanakan oleh seorang pejabat fungsional, sehingga antara karier dan prestasi akan senantiasa beriringan berdasarkan aktifitas seorang pengelola pengadaan.

Dengan adanya jabatan fungsional di lingkup pemerintahan Kabupaten Banyuasin baik yang ditempatkan pada Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa sebagai Kelompok Kerja pada setiap Organisasi Perangkat Daerah sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan dan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan diharapkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang selama ini dilaksanakan oleh pegawai yang berstatus ad hoc dapat menjadi pegawai berstatus tetap sehingga pegawai yang ditugaskan melaksanakan pengadaan barang/jasa dapat fokus terhadap tugasnya karena tidak ada perangkapan jabatan atau kegiatan lain.

Selain itu diharapkan para pegawai tersebut merupakan pegawai yang memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan dan profesonal dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan fungsi pengadaan, sehingga tercapai tujuan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang efektif, efisien, terbuka, bersaing, transparan, tidak diskriminatif dan akuntabel.

” Untuk itu, maka dipandang perlu untuk diadakannya sosialisasi ini dalam rangka meningkatkan pemahaman akan tata cara penyusunan portofolio dan mekanisme inpassing terkait pembentukan jabatan fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa di lingkup Pemerintahan Kabupaten Banyuasin, ” tandasnya. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Faz Detik Sumsel

Avatar

Check Also

Dua Jam Api Berkobar, Sembilan Rumah Jadi Arang

Palembang, Detik Sumsel — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kiai Marogan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *