Iklan
Pemprov
Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Muba, Marcos MM Simare Mare, SH MHum,melalui Kasi Intel Abu Nawas SH, saat mengikuti sidang secara virtual di Kejaksaan Negeri Muba, Rabu (10/6)

Pengedar Sabu 10 Kilogram Ajukan PK, Ini Jawaban JPU

Sekayu, Detik Sumsel —Setelah diputuskan menjalani hukuman seumur hidup karena kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 10 Kilogram, terdakwa Ismail Alias Yong bin Anshar mengajukan Sidang Peninjauan Kembali (PK) melalui kuasa hukum Secarpiandy SH.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Anisa NoviyantinSH MH LI dan panitera pengganti Anton SH, Rabu (10/6).

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kajari Muba, Marcos MM Simare Mare, SH MHum,melalui Kasi Intel Abu Nawas SH MH mengatakan, terdakwa hukuman seumur hidup mengajukan Sidang Peninjauan Kembali (PK).

“Yang mengajukan ini terdakwa kasus narkoba sebanyak 10 kilogram atas nama Ismail Alias Yong bin Anshar,” ujarnya.

Baca Juga :   Kasus Korupsi Dana Desa Pedataran Dilimpahkan ke JPU 

Bermula dari kuasa hukum terdakwa mengajukan permohonan PK, pihak Jaksa pun diberitahu Panitra hadir pada sidang PK tersebut.

Setelah menerima tanggapan penasehat hukum terdakawa jaksa wajib memberikan pendapat atau jawaban memori PK yang diajukan oleh terdakwa.

“Jawaban kami pada prinsipnya mengcounter memori PK tadi, karena menurut kami PK harusnya ada novum atau bukti baru. Karena berdasarkan ketentuan pasal 263 ayat 2 KUHAP syarat utama pengajuan PK harus ada novum atau bukti baru beserta dalilnya,” jelasnya.

Tapi penasehat hukum hanya mengulas putusan pengadilan yang telah diputuskan baik PN Sekayu, PN Palembang, dan Mahkamah Agung RI.

Baca Juga :   Jamin Ketersediaan BBM Selama Lebaran

Lebih lanjut terdakwa telah diputus PT dengan nomor 1/PD/2020/PT.PLG tgl 25 Februari 2020 dan putusan Mahkamah Agung dengan nomor 2020K/Pid.Sus/2020 tanggal 9 September 2020.

Menurut JPU, pihak terdakwa tidak beralasan mengajukan PK pihaknya yakin MA memutuskan terdakwa dengan hukuman seumur hidup.

Sementara itu penasihat hukum Secarpiandy SH ketika dihubungi melalui ponsel pribadi tidak menjawab setelah ditelpon beberapa kali. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tertipu oleh Rekan Bisnis Direktur PT Navia Persada Abadi Lapor Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Irawan Direktur PT Navia Persada Abadi suplier minyak solar industri melaporkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *