Pemerintah Sumatera Selatan
ACT GLOBAL QURBAN
Beranda Kriminal Pengacara Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Pengacara Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Tanggal : Pukul :
17561
0
Pengacara Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Kos Seganti Jalan Dwikora II, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I tempat Desmadesari pengacara ditemukan tewas.

Palembang, Detik Sumsel — Warga Jalan Dwikora II, Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di indekost Seganti, Rabu (29/4/20) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban perempuan yang berusia sekitar empat puluh tahun tersebut diketahui Desmadasari alias Ema (40) warga Manna Bengkulu Selatan yang berprofesi sebagai pengacara. Korban pertama kali ditemukan tewas oleh penjaga indekost Ibramsyah (47).

Sebelum korban ditemukan Ibramsyah diberitahu penghuni kos lainnya bahwa ada bekas darah di depan pintu kamar, ia pun langsung menghubungi Ketua RT dan Polisi.

Baca Juga :   Asyik Berjoget Dipanggung OT, Yansyah Tewas Ditusuk

“Korban tinggal sendirian dilantai dua kamar Nomor 7, penghuni kos sebelah kamarnya memberi tahu bahwa ada bekas darah di depan pintu kamar. Lalu aku panggil ketua RT dan Polisi saat dilihat korban sudah tewas terkelungkup di depan pintu kamar mandi,” katanya.

Dijelaskan Ibramsyah sebelum ditemukan tewas, Jumat (24/4/2020) korban sempat memberikan kunci sepeda motornya dengan Ibramsyah. Sesudah situ korban tak pernah keluar dan indekostnya.

“Sudah sekitar 10 tahun dia ngekost disini. Dan pekerjaannya adalah pengacara,” ujarnya.

Baca Juga :   Hari Keempat Pencarian, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jenazah Liswa

Sementara itu, Direktur LBH Palembang Taslim membenarkan bahwa korban tergabung di LBH Palembang sekitar 10 tahun dan menjabat sebagai Kepala Divisi Hak Ekonomi dan Budaya.

“Kami terakhir kali bertemu dengan Desma dua minggu lalu dan kebetulan dia lagi mengurus berkas di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI),” katanya.

Korban selain sebagai pengacara , lanjut Taslim juga bekerja sebagai Dosen terbang di Batam. “Kadang ketemu kadang tidak karena dia juga sibuk bekerja sebagai Dosen,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan jasad korban belum dievakuasi dari dalam kamar kos nya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here