Beranda Ekonomi Penerimaan Pajak Sumsel Babel Tumbuh Diatas Nasional

Penerimaan Pajak Sumsel Babel Tumbuh Diatas Nasional

Tanggal : Pukul :
115
0
Suasana pelayanan di kantor Dirjen Pajak Sumsel dan Babel (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel – Hingga 18 Agustus 2019 secara nasional penerimaan pajak netto sudah mencapai Rp769,69 Triliun atau 48,79% dari total target sebesar Rp 1.577,56 Triliun dengan pertumbuhan sebesar 1,23% dibanding tahun lalu.

Plh. Kepala Kantor Direktorat Jendr Pajak (DJP) Sumsel Babel Pertiwi Eka Sari mengatakan, untuk Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel sampai dengan 18 Agustus 2019 berhasil mencapai realisasi penerimaan netto sebesar Rp 9,18 Triliun dengan capaian netto sebesar 58,15% dari total target sebesar Rp 15,78 Triliun dan pertumbuhan sebesar 35,68% dari realisasi tahun lalu sebesar Rp6,76 Triliun.

Dengan demikian pertumbuhan Kanwil DJP Sumsel dan Kep. Babel masih di atas pertumbuhan nasional.

Diharapkan trend baik ini akan berlanjut sampai dengan akhir tahun 2019, namun tetap harus mewaspadai dinamika perekonomian global dan nasional. Tetap diperlukan upaya yang lebih keras, cerdas, dan fokus untuk menjaga momentum perbaikan ini.

“Kita harapkan dengan adaya peningkatan dan kesadaram para wajib pajak untuk membayar pajak akan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” jelasnya melalui rilis, Selasa (20/08).

Ia memberikan rincian jenis penerimaan pajaknya peneromaan netto sebesar Rp 9,18 Triliun sampai dengan 18 Agustus 2019 terdiri dari, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas sebesar Rp 5,15 Triliun.

Dimana bila dibandingkan tahun sebelumnya tumbuh sebesar 7,57% dengan capaian 56,45% dari target sebesar 9.35 Triliun.

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sebesar Rp 2,84 Triliun dimana bila dibandingkan tahun sebelumnya tumbuh sebesar 42,17%, karena adanya perubahan proses bisnis di perusahaan pertambangan timah dan perusahaan hutan tanaman industri. Adapun capaiannya adalah 55,13% dari target sebesar 4,88 triliun.

Selain kedua pajak tersebut, pajak Bumi dan Bangunan (PBB P3) juga mengalami pertumhunan yang cukul siknifikan  sebesar Rp1,13 Triliun tumbuh sebesar 1.044,81% dengan capaian 83,66% dari target sebesar 1.35 Triliun.

“Diakuinya pertumbuhan yang tinggi ini dikarenakan pencairan atas PBB Migas terjadi lebih awal yaitu pada akhir Juni 2019 sedangkan tahun lalu baru cair di akhir Agustus 2018,”katanya.

Pajak lainnya termasuk unknown sebesar Rp 58,27 Milyar atau baru tercapai sebesar 36,40% dari target sebesar 201,89 Milyar.

Ditambahkanya, tidak kurang ada lima sektor unggulan penentuan penerimaan pajak selama ini baik di Sumsel maupun Babel, diantaranya perdagangan besar, eceran dan reparasi terealisasi sebesar Rp2,00 Triliun atau tumbuh sebesar 12,27% dari periode yang sama tahun lalu.

Pertambangan dan Penggalian terealisasi sebesar Rp1,57 Triliun atau tumbuh sebesar 63,43% dari periode yang sama tahun lalu. Dan untuk jasa Keuangan dan Asuransi terealisasi sebesar Rp740,57 Milyar atau tumbuh sebesar 8,31% dari periode yang sama tahun lalu

Untuk mencapai hal tersebut beberapa langkah dilakukan pihaknya ditahun ini, dengan melakukan program konfirmaai status wajib pajak serta melakukan join program antara Direktiral Jenderal pajak dan bea dan cukai untuk merealisasikan target pajak. (May/ril)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here