Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pengamat sosial Bagindo Togar BB

Pencaker Dituntut Aktif dan Kreatif

Lipsus, Detik Sumsel- Pengamat sosial Bagindo Togar BB menilai ada penyebab muncul dan tingginya pengganguran di Sumatera Selatan. Diantaranya, tingkat dan kualitas pendidikan yang kurang memadai, ketrampilan yang tidak memenuhi standar, lapangan kerja yang terbatas, kurangnya kemampuan bersosialisasi atau berkomunikasi terhaadap komponen publik, berkarakter dan bermental pemalas serta minim inisiatif serta tidak punya ketertarikan menggeluti bidang kewirausahaan.

“Semua uraian faktor penyebab pengganguran di atas berdampak kepada rendahnya pendapatan pemerintah, menjadi beban sosial pemerintah juga masyarakat dan menurunnya intensitas perekonomian rakyat,” kata Bagindo kepada Detik Sumsel, Minggu (4/11).

Dikatakan mantan ketua IKA Fisip Unsri ini, secara teoritik ada beberapa cara untuk berkurangnya pengangguran di Sumsel. Dimana, pemerintah dituntut untuk mampu menstimulasi lewat ragam kebijakannya agar meluas pasaran kerja yang berpengaruh atas penyerapan tenaga kerja melalui ragam pelatihan kerja, memudahkan investasi bagi perusahaan padat karya, melaksanakan kampanye massif pentingnya keberadaan para wiraswastaan serta memberi prioritas terhadap hasil dan pemasaran produktifitas industri lokal.

Baca Juga :   Sekolah dan Siswa Pasrah Jadwal UN Dipercepat

“Kadang kala, menjadi pemikiran khusus kita mengapa masih saja meningkat jumlah pengganguran di daerah ini, baik itu pengangguran struktural, non struktural, musiman, ekses kebijakan moneter atau sikap mental dari para pencari pekerja yang masih tergolong enerjik juga produktif tersebut,” ungkapnya.

Masih menurut Bagindo, hal yang paling urgent untuk disadari sekaligus disikapi adalah mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah, lembaga donor maupun topangan keluarga. Dengan merekonstruksi dan meninjau daya kritis serta motivasi personal akan tanggung jawab serta existensi di hadapan keluarga dan masyarakat, terkhusus dikaitkan dengan pengembangan pribadi maupun peningkatan derajat status sosial ekonominya.

Baca Juga :   Pengangguran Terpusat di Perkotaan

“Para pencari kerja usia produktif tadi dianjurkan untuk terpacu aktif, peka dan terangsang segera berkarya supaya tidak menjadi beban maupun parasit bagi keluarga, masyarakat dan pemerintah. Tidak hanya cuma bisa mengeluh dan “menghakimi ” lingkungan sekitarnya,” ulasnya. (Buy)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Red

Avatar

Check Also

Bawa Sabu, Oknum Anggota DPRD Palembang Fraksi Golkar Ditangkap BNN Gabungan

Palembang, Detik Sumsel – Anggota DPRD Kota Palembang Doni, dari Fraksi partai Golkar daerah pemilihan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *