Detik

Penarikan Mobdin Diduga Tanpa Izin Gubernur Sumsel

Palembang, Detik Sumsel- Dinas Pendidikan Kota Palembang menarik mobil dinas SMA/SMK Negeri. Penarikan kendaraan operasional sekolah ini diduga tanpa seizin dari Gubernur Sumatera Selatan.

Hasil pantauan, puluhan mobil berplat merah sudah beberapa hari terparkir di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang. Mobil jenis APV tersebut diserahkan kepada SMA/SMK Negeri sebelum pengelolaan sekolah dikelola oleh Pemerintah Provinsi.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Selatan Drs H Widodo MPd menyesalkan penarikan mobil dinas tersebut. Sebab, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat dari Pemkot Palembang untuk mengambil mobil tersebut.

Baca Juga :   Turunkan Angka Kekerasan Perempuan dan Anak

“Saya menyesalkan adanya penarikan mobil dinas tanpa ada pemberitahuan ke Pemprov Sumsel,” sesal Widodo.

Menurut Widodo, Dinas Pendidikan Kota sudah seharusnya terlebih dahulu mengirimkan surat kepada Pemprov Sumsel untuk menarik aset tersebut. Mengingat, pengelolaan SMA/SMK sudah dikelola oleh Provinsi.

“Sudah seharusnya kita mengajarkan kepada tenaga pendidik untuk tertib administrasi. Kalau sekarang SMA/SMK di bawah Gubernur, harusnya seizin dari Gubernur dulu untuk menarik mobil itu,” katanya.

Lagipula, sambung Widodo, mobil dinas tersebut digunakan untuk penunjang pendidikan di Palembang. Sehingga otomatis masyarakat Palembang juga yang menggunakan aset pemerintah tersebut.

Baca Juga :   Biadab, Pria di OKI Perkosa Adik Ipar

“Untuk itulah, saya mengajak untuk tertib administrasi, penarikan mobil juga harus prosedur dan seizin dari tuan rumah, dalam hal ini Gubernur Sumsel,” katanya.(tet)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Deby

Avatar

Check Also

DLH Lahat Transfer Ilmu ke Mahasiswi Unsri

Lahat, Detik Sumsel – Dinas Lingkungan Hidup Lahat, kembali kedatangan mahasiswa/i magang. Kali ini dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *