Detik
Pemprov
Salah satu warga ajukan klaim kematian, Foto Heru/DS.

Pemkab Lahat Stop Beri Santunan Kematian

Lahat, Detik Sumsel – Terhitung Jumat (5/3) lalu, kontrak kerjasama antara Pemkab Lahat dengan PT Asuransi Jasaraharja Putera telah berakhir. Hal ini berimbas pada disetopnya juga pemberian uang santunan kematian kepada warga Kabupaten Lahat.

Ruslan, Kabag Kesra Setda Lahat membenarkan terkait hal tersebut. Ia membeberkan program santunan kematian ini sebenarnya meneruskan program yang ada di era sebelumnya. Hanya saja terhitung 5 Maret 2020 lalu Pemkab Lahat melakukan kerjasama dengan PT Asuransi Jasaraharja Putera untuk klaim pencairan uang santunan.

Baca Juga :   Disdik OKU Resmikan Taman Bacaan Masyarakat

“Jadi yang bisa diklaim batas kematian Kamis (4/3) lalu, lewat dari itu sudah tidak ada lagi uang santunan kematian,” kata Ruslan, Senin (8/3).

Untuk tahun 2020, terdata ada 2564 jiwa warga Kabupaten Lahat melakukan klaim. Mayoritas kematian karena sakit, mati kecelakaan hanya bekisar 20 jiwa. Sedangkan untuk nominalnya, mati sakit mendapat santunan Rp 2 juta 250 ribu, mati kecelakaan Rp 4 juta 500 ribu. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding tahun 2020, hanya Rp 2 juta 50 ribu.

“Tidak tahu apakah masih berlanjut atau tidak. Ini sudah disampaikan melalui camat,” jelasnya.

Baca Juga :   Pembukaan OKI Expo 2019 Spektakuler

Sementara, Nur Yanti (53) warga Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Kota Lahat dipintai komentar terkait hal itu menuturkan, penyaluran santunan kematian ini dinilai tidak beres.

“Bukan saya saja, kami saat itu orang tiga. Jadi daripada menimbulkan dosa dan perkara, lebih baik setop saja,” bebernya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Dodi Reza Bantu Alat dan Kostum Drumband MA Raudhatun Nasihin 

Sekayu, Detik Sumsel – Senyum sumringah dan raut wajah bahagia tampak jelas dari Kepala Madrasah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *