Iklan
Pemprov
Angga tersangka duel maut di Rusun Blok 33, Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Ilir Barat I saat menjalani perawatan di RSUD Bari

Pemicu Duel Maut di Rusun yang Menewaskan Riyan, Dipicu Persoalan Narkoba

Palembang, Detik Sumsel — Duel satu lawan satu antara dua pria terjadi di Jalan Radial, Rumah Susun Blok 33 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Ilir Barat I Palembang Senin (31/5/2021) dini hari. Dalam deul maut tersebut menewaskan Riyan Apriansyah (23) warga Gang Aman, Kelurahan 26 Ilir sedangkan lawannya Angga Oktama Putra (29) warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Kuto Batu mengalami luka luka sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Dalam kasus duel maut ini Polsek Ilir Barat I sudah mengamankan Angga Oktama Putra sebagai tersangka.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Roy Aprian Tambunan mengatakan dalam duel satu lawan satu antara Riyan dan Angga keduanya sama sama mengalami luka dari perkelahian tersebut.

antara korban dan pelaku sama-sama mengalami luka akibat duel maut yang terjadi antar keduanya.

“Korban Riyan sempat dibawa ke rumah sakit Charitas, namun nyawanya tidak bisa tertolong. Sedangkan pelaku menjalani perawatan di RS Bari,” ujarnya, Selasa (1/6/2021).

Baca Juga :   Kapolda Sumsel Panen Ikan Bandeng di Sungsang

Dikatakan Roy, anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi duel maut antara korban dan pelaku.

Setibanya di TKP ternyata korban maupun pelaku sudah dibawa ke Rumah Sakit.

Kemudian petugas mencari keberadaan orang-orang yang terlibat duel tersebut.

Selanjutnya diketahui korban sudah meninggal dunia di RS Charitas Palembang akibat luka tusuk di bagian bahu kiri depan dan luka robek di bagian punggung belakang.

Sedangkan satu orang lagi yakni pelaku, sedangkan menjalani perawatan RS Bari Palembang.

“Untuk pelaku sendiri, dia mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan,” ujarnya.

Dalam kasus ini polisi sudah mengamankan sebilah senjata tajam jenis pedang sebagai barang bukti.

“Pelaku Angga sudah mengakui perbuatannya telah menganiaya hingga tewas korban dengan pedang tersebut,” ujarnya

Baca Juga :   Resmikan Jalan, Dodi Reza : Jika Perusahaan Bandel, Aksesnya Kami Tutup

Dari hasil pendalaman pemicu duel maut tersebut dilatarbelakangi persoalan narkoba.

“Ya, mereka terlibat selisih paham soal narkoba,” ujarnya, Selasa (1/6/2021).

Keributan itu terjadi setelah korban dan seorang rekannya berinisial RZ menerima permintaan tolong dari seorang perempuan berinisial AM untuk membelikan narkotika jenis pil ekstasi.

AM kemudian memberikan uang sebesar Rp.300 ribu kepada korban dan rekannya.

Namun ternyata korban dan RZ tidak kunjung memberikan narkoba tersebut padahal uang sudah mereka terima.

Merasa tak terima, AM lantas meminta bantuan Angga (tersangka) untuk menegur korban dan rekannya.

Saat itu RZ sempat meminta maaf dan berjanji akan mengganti uang tersebut pada minggu malam sekitar jam 22.00 WIB.

“Tapi rupanya korban ini seperti tidak terima dan justru mengajak rombongannya,” jelas dia.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Deru : Pejabat PALI Segera Selaraskan Irama, Dimana Gendang Begitu Tari

Palembang, Detik Sumsel – Prosesi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati PALI Ir H. Heri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *