Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Pemerintah Tak Serius Kelola Pariwisata

Pemerintah Tak Serius Kelola Pariwisata

Tanggal : Pukul :
307
0
Pemerhati Pariwisata dan Pelaku Kesenian Sumsel, Vebri Lintani

Lipsus, Detik Sumsel- Potensi pariwisata di Sumsel dan Palembang umumnya tidak maksimal dalam pengelola, akibatnya beberapa objek wisata yang terbengkalai.

Pemerhati Pariwisata dan Pelaku Kesenian Sumsel, Vebri Lintani mengungkapkan, masalah pariwisata di Sumsel cukup luas. Kabupaten dan kota memiliki karakter serta basis sendiri untuk pariwisata, yakni alam atau budaya.

“Misalnya di Pagar Alam, disana potensi wisata alam sangat besar. Artinya fokus ke alam dengan pengemasan, akses dan promosi. Sedangkan Palembang berbasis sungai dan kebudayaan. Pemerintah kurang membangun pendekatan kebudayaan, walaupun alamnya bagus namun pendekatan budayanya tidak maksimal,” ungkapnya kepada Detik Sumsel.

Menurut Vebri, pendekatan kebudayaan akan meningkatkan nilai pariwisata di Sumsel, seperti cagar budaya yang dilestarikan dan kesenian yang belum di perhatikan.

Baca Juga :   Segera Evaluasi Tata Ruang

“Palembang memiliki banyak nilai budaya dan kesenian yang akan menunjang pariwisata, namun pemerintah belum maksimal untuk melestarikan kebudayaan dan kesenian,” ungkapnya.

Dijelaskan Vebri, pariwisata adalah jualan, yaitu menjual alam dan budaya, namun pemerintah tidak serius untuk membangun nilai budaya dan alam.

“Pemerintah melalui Dinas Pariwisata sebagai koordinator pariwisata dan kebudayaan tidak mengerti apa itu pariwisata dan kebudayaaan, tidak memiliki konsep yang bagus untuk memetakan kekuatan pariwisata di Sumsel,” jelasnya.

Jika mempunyai konsep yang bagus, maka setiap kabupaten kota memiliki motivasi untuk membangun dan pengembangan pariwisata di Sumsel. Selain itu, masalah SDM yang bergerak di pariwisata dirasakan belum tepat atau tidak kompeten untuk mengurusinya.

Baca Juga :   Kosmetik Kadaluarsa dan Ilegal Sasar Perempuan di Pedesaan

Lebih lanjut, terkadang banyak pemerintah yang asal comot orang untuk mengelola pariwisata. Ini yang menyebabkan pariwisata di Sumsel belum berkembang

“Di zaman pak Alex, komitmen terhadap pariwisata ditonjolkan ke Sport Turism dengan membangun image dan prasana yang mumpuni,” katanya.

Oleh karena itu, Sumsel sangat berpotensi untuk menjadi tujuan wisata dengan berbagai keberagaman yang ada. “Tetapi ke depan diperlukan peta keunggulan wisata kabupaten kota, kalau itu diseriuskan digarap dengan memahami potensi dan pemetaan, kami yakin Sumsel jadi tujuan wisata,” pungkasnya. (fir)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here