Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pembunuh Paman Kandung di Kertapati Diringkus, Ini Motif Pelaku Membunuh Korban
Heriyadi alias Dedi pelaku pembunuhan paman kandung saat menjalani pemeriksaan diruang Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel

Pembunuh Paman Kandung di Kertapati Diringkus, Ini Motif Pelaku Membunuh Korban

Palembang, Detik Sumsel — Heriyadi alias Dedi (36) pelaku pembunuhan yang menewaskan Junaidi alias Daeng (66) yang tidak lain pamannya kandung tersangka sendiri berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Dedi diringkus tak lama setelah kejadian Jalan Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat II Palembang Rabu (9/7) malam.

Terungkap motif tersangka Dedi nekat menghabisi nyawa pamannya lantaran kesal saat meminta tolong kepada pamannnya ternyata pamannya marah.
Kesal karena di marahi di tambah pengaruh miras.

Dirinya langsung mendatangi rumah korban di Jalan Kemas Rindo Lorong Ogan Baru Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati, Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelum menusukan senjata tajam (sajam) yang dia simpan di balik pinggangnya dirinya sempat berbincang dengan korban. Untuk meminta tolong didamaikan dengan orang yang telah menusuknya pada tahun 2014 lalu.

Baca Juga :   Puslatpur Bertaraf Internasional di Baturaja Diresmikan

” Aku kesel samo mamang aku, aku di tujah 6 tahun lalu dio dak galak nolong. Setiap aku minta tolong untuk damai samo pelaku dio selalu marah. Maksud aku dio itu kan uwong tuo yang biso bantu untuk mendamaikan masalah ini tapi sudah enam tahun berlalu dio diem bae,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Dedi, masalah enam tahun lalu dirinya ditusuk hingga 14 lubang. Selain itu juga , dia yang selalu menjaga dan membantu korban jika ada apa – apa.

“Aku minta di damaikan samo musuh yang nujah aku 14 lubang. Tapi dio dak galak nolong aku buat aku kesal dan aku tujah. Sudah ku tujah pergi keluar bukan kabur dan ladeng yang ku guno ke nujah ku buang ke sungai,”ungkapnya.

Baca Juga :   Hari Bersih-Bersih Sedunia, Hal Ini Dilakukan Bupati OKI

Dedi membantah kalau pamannya dibunuhnya saat sedang sholat melainkan korban sedang santai menonton televisi diruang tamu rumahnya memang korban kesehariannya menggunakan sarung.

“Aku memang datang ke rumah dio habis magrib tapi posisi korban lagi nonton bukan habis sholat magrib,” ujarnya.

Sementara itu Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel mengatakan tersangka di tangkap di Jalan Kemang Manis Kecamatan IB II, Rabu (8/7/2020). Tersangka Dedi ini kesal dengan korban sehingga dia melakukan pembunuhan terhadap pamannya.

“Atas kejadian tersebut tersangka kita jerat pasal 338 KUHP,” tuturnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Herman Deru Tunjuk Lima Pejabat Pemprov Jadi Pjs Bupati

Palembang, Detik Sumsel- Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru hari ini menunjuk 5 pejabat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *