Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Lima tersangka pembunuh Inah Antimurti saat menjalani rekonstruksi di Mapolda Sumsel

Pembunuh Inah Jalani Rekonstruksi, Ini Adegannya

Palembang, Detik Sumsel — Lima tersangka pembunuh Inah Antimurti masing – masing Asri Marli (31), Abdul Malik (21), Feriyanto (33) dan YG (16) dan FB (16) menjalani rekonstruksi dihalaman belakang Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Kemuning Palembang Senin (28/1).

Dalam rekonstruksi sebanyak 23 adegan ini, terlihat jelas Asri otak pelaku pembunuhan terlebih dahulu merencanakan aksi pembunuhan terhadap Inah dengan meminta bantuan empat tersangka Abdul Malik, Feriyanto, YG dan FB.

Dimana Sabtu 19 Januari 2019, sebelum korban dibantai tersangka Asri dan korban sempat bertengkar mulut dibedeng kontrakan tersangka Asri di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Pertengkaran itu dipicu tersangka hendak menagih hutang sabu kepada korban.

Namun saat ditagih, korban bukannya membayar justru korban marah marah kepada tersangka sehingga tersangka sakit hati lalu merencanakan pembunuhan terhadap korban. Korban saat itu masih didalam kontrakan tersangka, tersangka lalu menelpon tersangka Abdul Malik untuk berkumpul di SD Talang Taling.

Baca Juga :   Resmi, Nerius Alom Gabung Sriwijaya FC di Putaran Kedua Liga 2

Tersangka Abdul Malik, Feriyanto YG dan FB datang bertemu tersangka Asri di SD Talang Taling lalu diajak oleh tersangka Asri menghisap sabu tersangka Asri sambil bercerita untuk minta bantuan untuk membunuh korban dengan alasan korban ada hutang sebesar 1,5 juta dan korban sudah ada dikontrakan nya.

Setelah menghisap sabu kelima tersangka menuju ke kontrakan tersangka Asri untuk menemui korban. Sampai dikontrakan tersangka Asri dan Abdul Malik masuk ke kamar menemui korban.

Didalam kontrakan inilah korban dibunuh dan diperkosa tersangka Asri dan Abdul Malik sedangkan tiga tersangka lainnya ikut memegangi tangan dan kaki korban lalu korban dimasukkan ke dalam karung dalam keadaan meninggal, setelah itu jasad korban bersama Springbed dibawa oleh tersangka Asri dan Feriyanto ke Desa Sungai Rambutan, Ogan Ilir lalu dibakar disana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas kejadian yang sebenarnya serta untuk mengetahui peran masing masing tersangka saat membunuh dan membakar korban.

Baca Juga :   Diputus Bersalah dalam Kasus Kekerasan Anak Venny Dieksekusi ke Lapas

“Dari hasil rekonstruksi ini nantinya terlihat gambaran apa yang mereka jelaskan dalam BAP dengan rekonstruksi ini. Tadi setelah dilakukan rekonstruksi memang benar apa yang dilakukan oleh para tersangka memang benar apa yang mereka jelaskan dalam BAP,”katanya usai rekonstruksi.

Lanjutnya, dari hasil rekonstruksi ini juga pelaku sudah terlebih dahulu merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban. Dimana sebelum membunuh korban, tersangka Asri yang merupakan otak pelaku mengajak empat tersangka Abdul Malik, Feriyanto dan YG dan FB untuk membantunya membunuh korban sebagai upahnya tersangka Asri memberikan sabu secara gratis untuk dipakai bersama.

“Setelah menghisap sabu malamnya sekitar pukul 22 00 WIB kelima tersangka menemui korban yang berada dikontrakan Asri. Disini lah tersangka Asri membunuh korban tapi sebelum dibunuh korban sempat diperkosa oleh tersangka Asri. Sedangkan tersangka Abdul Malik memperkosa korban dalam keadaan meninggal,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Kapolda Sumsel Hadiri Peletakan Batu Pertama Rehab GOR di Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Rencana rehab gedung olahraga M Hasan yang dibangun Kapolda Sumsel, Irjen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda