Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pekerja proyek jembatan Musi VI yang terletak di Jalan Sultan Muhammad Mansyur, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang

Pemasangan Paku Bumi, Rumah Warga Sekitar Proyek Jembatan Musi VI Ikut Bergetar

Palembang, Detik Sumsel — Rumah warga yang berada disekitar proyek pembangunan jembatan Musi VI di Jalan Sultan Muhammad Mansyur, tepatnya di Lorong KKN, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang ikut bergetar akibat aktivitas pemasangan paku bumi untuk pemasangan tiang jembatan.

Hal ini dirasakan Romlah (65) warga Lorong KKN, RT 35, RW 06, rumah miliknya ikut bergetar saat pekerja proyek memasukkan paku bumi untuk tiang jembatan disamping kantor lurah 32 Ilir.

“Kami terkejut rumah kami bergetar, waktu alat penumbuk itu dihentakan. Tidur siang kami terganggu karena goyang rumah kami. Tidak tahu berapa lama selesai pemasangan paku bumi itu,”ujarnya kepada wartawan Sabtu (27/10).

Senada diungkapkan Rita warga Lorong Kebon Gede I RT 35, RW 06 ini khawatir rumah nya yang terbuat dari kayu akan roboh akibat getaran dari pemasangan paku bumi jembatan Musi VI ini.

“Kuat juga getaran nya, kalau kita berada dalam rumah jantung ikut berdebar akibat hentakan penumbukan paku bumi itu. Kalau saya takutkan rumah saya ini roboh,”ucapnya.

Menanggapi hal ini Lurah 32 Ilir Andes Surya Jaya mengatakan sebelum dilakukan pemasangan paku bumi, pihak kecamatan Ilir Barat II dan PT Nidya Karya selaku pemegang proyek sudah mensosialisasikan pekerjaan nya kepada masyarakat yang rumah berada disekitar proyek jembatan Musi VI.

“Saat itu masyarakat meminta agar pemasangan paku bumi dilakukan dengan cara di bor saja. Tidak dengan cara ditumbuk agar tidak menimbulkan kebisingan atau pun getaran,”katanya ketika hubungi melalui ponsel Sabtu (27/10).

Lanjutnya, jika ada kerusakan atau pun keretakan dirumah warga pihak Nidya Karya siap bertanggung jawab untuk mengganti semua kerugian yang diakibatkan getaran akibat penumbukan yang dilakukan oleh pekerja.

“Kalau menimbulkan kebisingan memang karena pemasangan paku bumi dilakukan dengan cara ditumbuk. Kami mohon maaf kepada masyarakat, dan pemasangan paku bumi ini tidak lama sekitar dua minggu saja. Dan proyek jembatan ini merupakan proyek nasional dan harus selesai pada Desember tahun ini,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

2.706 Cama UIN Raden Fatah Rebut Kursi USM

Palembang, Detik Sumsel- Sebanyak 2.706 calon mahasiswa (Cama) jalur Ujian Saringan Mandiri (USM) Universitas Islam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *