Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Palembang Pelihara Satwa Dilindungi Harus Tetap Lapor dan Berizin

Pelihara Satwa Dilindungi Harus Tetap Lapor dan Berizin

Tanggal : Pukul :
159
0
Pelihara Satwa Dilindungi Harus Tetap Lapor dan Berizin
Penangkaran Merak Biru (net)

Palembang, Detik Sumsel – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Selatan (Sumsel) dan Bangka Belitung (Babel) terus mengawasi perizinan terkait adanya masyarakat yang memelihara satwa dengan kategori dilindungi atau langka

Meskipun demikian, masyarakat umum juga bisa membantu pemerintah menjaga dan melestarikan keberadaan tumbuhan dan satwa liar yang dilindungi. Tentu saja mereka harus memenuhi syarat yang sudah ditetapkan BKSDA.

Analis Data BKSDA Sumsel-Babel, Muhammad Hafidz Zyen mengungkapkan, adapun syarat-syarat jika ingin memelihara atau memperjualbelikan hewan langka yakni hewan langka yang dimanfaatkan untuk peliharaan atau diperjualbelikan harus didapatkan dari penangkaran, bukan dari alam.

“Hewan langka yang boleh dimanfaatkan dari penangkaran merupakan kategori F2, kategori ini merupakan hewan generasi ketiga yang dihasilkan dari penangkaran. Dengan kata lain, hanya cucu dari generasi pertama di tempat penangkaran yang bisa dipelihara atau diperjualbelikan,” ungkapnya.

Lanjutnya, hewan langka yang legal untuk dimanfaatkan setelah ditangkarkan hanya hewan dengan kategori Appendix 2. Sedangkan hewan langka kategori Appendix 1, walau sudah ditangkarkan, tetap tidak boleh dimanfaatkan untuk apapun karena harus dikonservasi. Hewan langka kategori Appendix 2 adalah hewan langka yang dilindungi di alamnya.

“Tidak boleh diambil dan dijual apabila keturunan hewan langka langsung dari alam. Namun, apabila sudah ditangkarkan, maka keturunan generasi ketiga atau F2-nya boleh dimanfaatkan,” terangnya.

Hafidz mencontohkan, Gubernur Sumatra Selatan misalnya yang melakukan penangkaran Merak Biru di kediamannya, meskipun yang bersangkutan pejabat namun tetap mematuhi prosedur dan telah memiliki izin.

“Kalau penangkaran Merak Biru di kediaman pak Gubernur sudah berizin, disana terdapat 3 Merak Biru Jantan dan 4 Merak Biru Betina,” ucapnya.(pen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here