Iklan
Pemprov
Kepala Dinas Perdagangan Lahat, lakukan Tera Ulang ke perusahaan, foto istimewa.

Pelayanan Tera di Lahat Belum Maksimal

Lahat, Detik Sumsel – Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lahat, Fikriansyah SE Msi mengatakan, guna melindungi hak-hak konsumen serta menghindari adanya kecurangan dalam transaksi jual beli, pihaknya setiap tahun rutin melakukan pelayanan Tera dan Tera Ulang. Baik itu untuk pedagang di pasar, pemilik usaha SPBU, hingga perusahaan yang memiliki persediaan minyak.

Namun persoalannya untuk lakukan Tera dan Tera Ulang, Lahat saat ini belum maksimal, masih menginduk dengan Kabupaten/Kota tetangga.

Pelayanan Tera dan Tera Ulang tersebut meliputi timbangan, dacing dan lainnya, sehingga setiap transaksi ekonomi yang dilakukan masyarakat terjaganya kualitas dan ukurannya. Dengan begitu masyarakat akan jadi lebih yakin saat lakukan tansaksi jual beli di pasar.

Baca Juga :   Selesai Disambung, Jadi Jembatan Box Girder Terpanjang di Indonesia

“Sebenarnya untuk timbangan 1 Kg warna merah, kuning, itu tidak boleh untuk dipakai berjualan, karena suka meleset takar ukurannya. Pelayanan Tera dan Tera Ulang ini tujuannya untuk memantau dan memperbaiki kebenaran pengukuran dari alat ukur, takar, timbangan dan perlengkapan (UTTP),” jelas Fikriansyah, Jumat (4/6).

Fikriansyah menambahkan, saat ini pihaknya tidak bisa maksimal memberikan pelayanan Tera dan Tera Ulang, mengingat belum adanya Laboratorium Metrologi Legal, untuk tenaga SDM sudah ada tapi belum mengantongi izin bertugas.

“Sudah berapa tahun ini kita usulkan pembangunan Laboratorium Metrologi Legal. Jika sudah ada, untuk melakukan Tera dan Tera Ulang kita tidak perlu lagi menginduk ke Kabupaten Muara Enim atau Kota Lubuk Linggau,” tambahnya.

Baca Juga :   Guru di Lahat Curhat ke Dewan, Alfarenzi: Bisa Lapor Ke Komisi ASN

Selain mengusulkan pembangunan Laboratorium Metrologi Legal, pihaknya juga mengusulkan kendaraan roda empat dan roda dua untuk mobilsasi lakukan Tera dan Tera Ulang.

“Jika laboratorium sudah ada, kendaraan mobilisasi ada, kita bisa maksimal rutin lakukan Tera dan Tera Ulang. Selain melindungi hak konsumen, ini juga bisa jadi penyumpang PAD bagi Kabupaten Lahat,” tuturnya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tips Sukses Jadi Pemimpin Ala Kapolda Sumsel Untuk Generasi Milenial

Palembang, Detik Sumsel – Kapolda Sulsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, S., M.M …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *