Iklan
Pemprov
Pelaku Penusukan Satpam PT Lonsum yang berhasil diamankan polisi. Foto: Heru / DS

Pelaku Penusukan Satpam PT Lonsum Diringkus Polisi

# Buntut dari Konflik warga dan Perusahaan

Lahat, Detik Sumsel — Konflik antara warga SP III Palem Baja, Desa Suka Makmur, Kecamatan Gumay Talang, dengan PT PP London Sumatera (Lonsum) Tbk, yang sudah terjadi sejak Kamis (20/9) lalu.

Hari ini Jumat (21/9) berujung berdarah. Gara-gara sengketa lahan, masa dari kedua kubu pun kian memanas, bentrok antar kedua kubu tak bisa terhindarkan.

Alhasil, sekitar pukul 11.30 WIB, satu orang Satuan Pengamanan (Satpam) PT Lonsum, Ristal Alam (28), tewas dalam bentrok di area perkebunan Blok 85 A, Kebun Kancana Sari. Setelah mendapatkan luka bacok di leher kiri, oleh sejulah masa dari warga yang memanas.

Pembukaan portal masyarakat atas lahan sengketa seluas 245,25 hektar, oleh Tim Identifikasi dan Verifikasi Penanganan Sengketa Tanah Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PR-KPP) Kabupaten Lahat, Kamis (20/9) lalu. Rupanya jadi buntut peristiwa berdarah ini.

Baca Juga :   Kejari Muba : Jangan Bakar Hutan dan Lahan, Sanksinya 12 Tahun Penjara

Masyarakat yang tidak terima portal dibuka, sehingga PT Lonsum bisa memanen tandan buah segar kepala sawit. Sejak awal memang nyaris terjadi bentrok. Kendati berhasil diredam, Jumat pagi, masyarakat kembali mendatangi area perkebunan yang disengketakan.

Diduga tersulut emosi, sebanyak delapan orang melakukan penyerangan terhadap petugas keamanan perusahaan yang sedang berjaga.

“Korban diserang delapan orang, sempat terjadi perlawanan oleh Ristal,” kata Dedi, salah seorang Satpam PT Lonsum.

Tiga dari delapan diduga pelaku, masing-masing Najamudin (40), warga Desa Suka Makmur, Yandri (35), warga Desa Tanjung Baru, Kecamtan Gumay Talang, dan Herliansyah (27), warga DesaTanah Pilih, Kecamatan Gumay Talang, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolsian.

Baca Juga :   Nekat Candra Terobos Masuk Rumah IRT, Lalu Coba Perkosa Korban

“Korban tewas dengan kondisi luka bacok leher kiri, sempat ada perlawanan. Untuk tiga orang diduga pelaku, juga cedera, masih mendapat perawatan di RSUD Lahat,” kata Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK.

Dari kejadian itu, polisi mengamakan empat buah senjata tajam dan satu unit mobil Taft warna hijau No. Pol BG 1987 FB. Hingga berita ini dimuat, Roby mengatakan lokasi terjadinya bentrok sudah pihaknya amankan, tidak ada aktifitas panen. Guna meredam emosi kedua belah pihak.

“Ketiga pelaku masih dalam proses penyelidikan, mencari nama pelaku lainnya,” ucapnya singkat. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Mundur Dari Keanggotaan, Partai Demokrat OKI Pertanyakan Komitmen Wabup Shodiq

Kayuagung, Detik Sumsel-Dunia perpolitikan di Kabupaten OKI dihebohkan dengan mundurnya Wakil Bupati (Wabup) HM Djakfar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *