Beranda Daerah Pelaku Pembunuhan Mayat yang Ngapung di Sungai Komering Diringkus

Pelaku Pembunuhan Mayat yang Ngapung di Sungai Komering Diringkus

Tanggal : Pukul :
539
0
Press Realese Ungkap Pembunuhan Korban Muhammad Mustakim

Martapura, Detik Sumsel — Satreskrim Polres OKU Timur berhasil meringkus pelaku pembunuhan seorang pria yang jasadnya ditemukan mengambang di Sungai Komering pada Sabtu lalu (8/12/).

Pelaku yakni Deni Saputra (20) warga Desa Bunga Mayang Kec Jayapura Kab OKU Timur, dirinya ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Penangkapan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan unit Reskrim Polsek Martapura yang dipimpin Ipda Randy Dwi Rendra Graha bersama anggotanya.

“Sekira pukul 02.00 Wib, Minggu (9/12) lalu anggota Satres OKU Timur telah berhasil menangkap seorang pelaku tunggal pembunuhan yang mayatnya ditemukan mengambang di sungai beberapa hari lalu”, jelas Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui Wakapolres Kompol God Parlasro Sinaga, SH, SIK, MH di dampingi Kasat Reskrim OKUT AKP Ikang Ade Putra dan Kapolsek Martapura Jon Saibi saat ungkap kasus di Halaman Mapolres OKU Timur, Rabu (12/12). 

Dijelaskannya bahwa pembunuhan tersebut terjadi pada hari Rabu, (5/12) lalu sekira pukul 12.00 Wib di Kebun karet pinggir sungai Desa Bunga Mayang Kec Jayapura Kabupaten OKU Timur.

Baca Juga :   Perdana Ngantor, Cik Ujang Ingatkan ASN Jangan ke Hulu ke Hilir

Berdasarkan pengembangan kasus tersebut diketahui motif pembunuhan dari korban Muhammad Mustakim (22) ini ialah asmara, pasalnya pelaku Deni Saputra (20) merasa sakit hati dan menduga bahwa dirinya putus dengan kekasihnya karena korban, sebab pelaku mengetahui saat ini korban menjalin hubungan asmara dengan mantan kekasihnya itu.

“Pelaku mengetahui korban menjalin hubungan dengan mantan pacarnya, dan menyimpulkan bahwa pelaku putus dengan kekasihnya saat itu karena korban,” paparnya.

Baca Juga :   Hanyut Dibawa Arus, Jasad Wanadi Ditemukan Mengapung di Bengkulu 

Lanjutnya sebelum menghabisi nyawa korban, keduanya sempat cek-cok mulut terlebih dahulu, lalu korban mencoba memukul pelaku menggunakan tangan namun tidak kena.

“Sebelumnya pelaku dihubungi korban untuk bertemu di kebun karet untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Namun tidak berjalan kondusif akhirnya terjadi adu mulut sehingga membuat korban emosi dan memukul pelaku terlebih dahulu ke arah wajahnya. Tapi tidak mengenai pelaku, setelah itu pelaku mendorong korban hingga jatuh lalu pelaku menghabisi korban dengan cara mencekiknya hingga tidak bergerak lagi”, jelas Ikang.(rdn)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here