Iklan
Pemprov
Kapolsek Ilir Timur II Kompol Yuliansyah memimpin pres rilis tersangka begal yang mengaku anggota polisi

Pelaku Begal Mengaku Anggota Polisi Ditembak

Palembang, Detik Sumsel — Satu dari empat pelaku komplotan begal yang beraksi di Jalan Mayor Ruslan didepan SMK 6 Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur III belum lama ini akhirnya berhasil ditangkap oleh tim Buser Polsek Ilir Timur II Palembang.

Pelakunya adalah Anarki Nugraha (23) warga Lorong Kebangkan Kecamatan Ilir Barat II petugas terpaksa menembak kaki kirinya karena berusaha melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan. Selasa (27/4/21).

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Firmansyah mengatakan pelaku saat melakukan aksi begal bersama tiga orang temannya yang masih (DPO). Komplotan pelaku begal ini sudah sangat meresahkan masyarakat khususnya masyarakat di Ilir Timur II dan Ilir Timur III. Pelaku diberikan tindakan tegas dengan sebutir timah panas karena mencoba melarikan diri dari sergapan anggota.

Baca Juga :   Polda Sumsel Sambut Baik Dukungan Masyarakat OI

Modus empat pelaku saat beraksi dengan mengendarai dua sepeda motor berboncengan. Satu pelaku Anarki berhasil ditangkap, untuk kedua temanya Caca (DPO) Muharrom (DPO) masih dalam pengejaran. Pelaku ini bertugas melihat keadaan sekitar dan temannya bertugas mengambil motor korban satu pelaku lagi mengaku sebagai anggota polisi.

Saat itu korban Dedi warga Sako sedang berjalan mengendarai sepeda motor lalu dibuntuti pelaku dari belakang. Tiba di TKP pelaku langsung menyalib sepeda motor korban lalu menghalangi korban untuk meminta korban berhenti setelah berhenti salah satu pelaku menakuti korban berpura pura sebagai anggota polri dengan mengancam akan menembak korban. Korban yang ketakutan lalu menyerahkan sepeda motor nya kepada pelaku.

“Dimana salah satu temannya mengaku sebagai anggota polisi menakuti korban dengan pura-pura akan menembaknya. Kemudian korban yang takut melepaskan sepeda motor ke tiga pelaku karena takut diancamnya,” katanya Rabu (28/4/21).

Baca Juga :   Pemkab OKI Hibahkan Tanah Untuk Polres OKI

Atas perbuatannya tersangka kami kenakan pasal 365 ancaman hukuman di atas 5 tahun. Untuk kedua pelaku yang masih doa anggota segera tertangkap jika tidak menyerahkan diri kedua akan diberikan tindakan tegas seperti temannya yang sudah tertangkap.

Sementara itu, Anarki mengaku saat beraksi dirinya hanya bertugas duduk diatas motor melihat situasi dilokasi apakah ramai atau tidak. Sedangkan ketiga temanya ada yang bertugas menakuti korban sebagai anggota polisi satunya lagi mengambil motor.

“Kawan yang mengaku sebagai anggot Polisi kalau saya hanya bertugas duduk diatas motor melihat keadaan, kalau teman satu lagi tugasnya mengambil motor korban kemudian kami lari dan menjual motor,” ujarnya. (oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Selama Covid-19 Kebutuhan Darah Melonjak

Palembang, Detik Sumsel – Kebutuhan akan darah selama pandemi Covid-19 di Kota Palembang mengalami lonjakan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *