Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Pecahan Rp 100 Ribu Dominasi Penukaran Uang

Pecahan Rp 100 Ribu Dominasi Penukaran Uang

Tanggal : Pukul :
209
0
Masyarakat saat menukarkan pecahan uang di BI.

Palembang, Detik Sumsel – Penukaran pecahan uang lama yang ditarik Bank Indonesia (BI) sejak 10 tahun lalu mendapatkan respon positif dari masyarakat Palembang.

Tercatat selama dua hari pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumsel secara langsung kepada masyarakat di sekitar Pasar 16 Ilir dan Ampera Palembang dan Kambang Iwak, mencapai lebih kurang Rp 20 juta.

Pjs Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumsel, Hari Widodo mengatakan, sosialisasi yang dilakukan Bank Indonesia ini, untuk mata uang Rupiah pecahan Rp 100 ribu emisi 1999, Rp 50 ribu emisi 1999, Rp 20 ribu emisi 1998, dan Rp 10 ribu emisi 1998 yang masih beredar di masyarakat.

‚ÄúPenarikan empat pecahan uang kertas ini, sudah dilakukan sejak tahun 2008 lalu yang dilakukan secara bertahap. Karena untuk penarikan uang sesuai ketentuan dari BI, di lima tahun pertama penukaran bisa dilakukan di seluruh bank, namun setelah 10 tahun dari penarikan uang pecahan tersebut, penukaran hanya bisa dilakukan di BI,” jelas Hari.

Ia menambahkan, di hari pertama penukaran empat pecahan lama tersebut, total transaksi penukaran uang mencapai Rp 10,389 juta, yang terdiri dari Rp 100 ribu sebanyak Rp 1,7 juta, pecahan Rp 50 ribu sebesar Rp 7,4 juta, pecahan Rp 20 ribu sebanyak Rp 800 ribu dan pecahan Rp 10 ribu sebesar Rp 900 ribu.

Sedangkan di hari kedua mencapai Rp 7 juta, yang terdiri dari pecahan Rp 100 ribu ada Rp 5 juta, pecahan Rp 50 ribu sebanyak Rp 800 ribu, pecahan Rp 10 ribu sebesar Rp 190 ribu, dan pecahan Rp 20 ribu ada Rp 140 ribu.

Ditegaskan Hari, dengan berakhirnya tahun 2018, maka empat pecahan uang rupiah tersebut sudah tidak lagi berfungsi sebagai alat pembayaran, namun tidak lebih dari selembar kertas biasa. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here