Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Pawai Obor Santri dan Gus Azmi Meriahkan Puncak HSN di Sumsel

Pawai Obor Santri dan Gus Azmi Meriahkan Puncak HSN di Sumsel

Tanggal : Pukul :
1573
0
Sebanyak 15.000 santri se-Kota Palembang melaksanakan kirab dengan berjalan kaki dari Halaman DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (20/10). Kegiatan yang dilakukan dengan tema memperingati Hari Santri Nasional kali ini mengusung tema Damailah Negeri. Rute yang ditempuh yakni dari kantor DPRD Sumsel, Jalan Kapten A Rivai, Simpang Kedaung, Radial, dan kembali lagi ke halaman kantor DPRD Provinsi Sumsel. (Foto: Tohir/Detik Sumsel)

Palembang, Detik Sumsel– Puncak peringatan hari santri nasional (HSN) di Sumatera Selatan (Sumsel) bakal dipusatkan di Griya Agung, 31 Oktober nanti. Kegiatan yang diprakarsai oleh PWNU Sumsel ini dikonsep dengan Salawatan bersama Gus Azmi beserta Syubanul Muslimin Group.

“Kita akan hadirkan Gus Azmi mengisi shalawat, sudah fix kegiatan puncak di Griya Agung,” kata ketua pelaksana H. Deni Priansyah, M.Pd.I kepada wartawan, Rabu (24/10).

Dikatakan Deni, puncak hari santri ini bakal dihadiri oleh sedikitnya 15.000 santri dari pondok pesantren Sumatera Selatan. Sebelum menggelar shalawatan santri terlebih dahulu melakukan kirab jalan kaki dari DPRD Sumsel menuju Griya Agung dengan Obor.

Baca Juga :   KH Jamingan Terpilih Jadi Ketua Forpess Priode 2018-2022

“Dalam acara nanti juga ada penampilan kreasi santri dari beberapa Ponpes di kota Palembang, selain menghadirkan Gus Azmi, ketum PBNU Prof KH Said Aqil Siraj juga hadir memberikan tausiah dan orasi kebangsaan santri,” kata Deni.

Diketahui, hari HSN jatuh tanggal 22 Oktober berdasarkan  Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015. Hari santri menjadi bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan.

“Kiprah santri teruji dalam mengokohkan pilar-pilar NKRI berdasarkan Pancasila yang bersendikan Bhinneka Tunggal Ika. Santri berdiri di garda depan membentengi NKRI dari berbagai ancaman,” kata ketua PWNU Sumsel Ust Heri Chandra S.Kom.

Baca Juga :   Ribuan Santri Putihkan Griya Agung

Menurutnya, momentum Hari Santri hari ini perlu ditransformasikan menjadi gerakan penguatan paham kebangsaan yang bersintesis dengan keagamaan. Spirit “nasionalisme bagian dari iman” perlu terus digelorakan di tengah arus ideologi fundamentalisme agama yang mempertentangkan Islam dan nasionalisme. Islam dan ajarannya tidak bisa dilaksanakan tanpa tanah air. Mencintai agama mustahil tanpa berpijak di atas tanah air, karena itu Islam harus bersanding dengan paham kebangsaan.

“Untuk itulah kita di Sumsel merasa perlu untuk memperingati puncak HSN ini yang sebelumnya juga sudah digelar dibeberapa kabuapten/kota,” pungkasnya. (Buy)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here