Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah PAW Anggota DPRD Lahat Fraksi PPP Ditolak Warga

PAW Anggota DPRD Lahat Fraksi PPP Ditolak Warga

Tanggal : Pukul :
369
0
Ketua DPRD Lahat, Samarudin SH, Ketika menghadapi masa pembela Hudson Arpan. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Polemik pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Lahat, dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), akhirnya meledak. Ratusan warga yang mengatasnamakan masyarakat Merapi Area, mendatangi gedung DPRD Lahat meminta Ketua DPRD Lahat, agar tidak melakukan musyawarah PAW.

Meledaknya persoalan yang sudah berlangsung sekitar dua tahun ini, setelah adanya surat keputusan Gubernur Sumsel, No : 38/KPTS/I/2019. Tentang pemberhentian Hudson Arpan dan peresmian pengangkatan Agusriansyah sebagai anggota DPRD Lahat.

Pasalnya, Agusriansyah tidak terdaftar masuk dalam calon dari Dapil II Merapi Area, melainkan calon dari Dapil I Kota Lahat ketika Pilkada 2014 lalu. Sedangkan nama-nama calon dibawah Hudson Arpan, meliputi Lukman, Helpeni Reza, HM Suparman, dan Kaita Sauputri. Dicoret haknya untuk melakukan PAW, menggantikan Hudson Arpan.

“Kami menolak keras proses PAW ini. Agusriansyah itu bukan wakil hasil aspirasi kami. SK Gubernur Sumsel ini jelas bertentangan dengan UU No 23 Tahun 2014, tentang pemerintahan daerah. Sesuai pasal 197 (2), pasal 198, dan Junto 113,” tegas Taufik, koordinator massa, Senin (28/1).

Massa meneriakan, UU No 23 Tahun 2014, pasal 197 ayat 1 telah menyatakan, bahwa anggota DPRD Kabupaten/Kota yang berganti antar waktu, digantikan Caleg sesuai dapil yang memperoleh suara terbanyak urutan kedua. Massa pun menuding, dicoretnya nama caleg dari dapil 2, sudah mencoreng nama demokrasi.

“Seharusnya Gubernur jangan langsung mengeluarkan surat pelantikan. Saya sudah menyampaikan surat dari Kemendagri, dan Nota Dinas dari Biro Otda Sumsel, kalau PAW ini sudah melanggar aturan,”ucap Hudson Arpan via seluler.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Lahat, Nizarudin mengatakan, keempat nama tersebut caleg dari dapil II dengan sendiri bertanda tangan, menyatakan tidak sanggup menggantikan PAW Hudson Arpan mengingat perkara ini sudah incrach, pihaknya hanya menjalankan aturan partai.

“Soal beda dapil, itu internal partai. Putusan ini harus dijalankan, kalau tidak, bakal jadi bumerang. Saya selaku ketua, sudah menjalankan amanat partai,” kata Nizarudin.

Disisi lain, setelah dimintai turun oleh massa. Ketua DPRD Lahat Samarudin, sempat berhadapan langsung dengan massa pembela Hudson Arpan sembari mengajak massa untuk tetap bertindak tenang. Samarudin menuturkan, tuntutan massa ini bakal jadi pertimbangan pihaknya dalam musyawarah nanti.

“Tuntutan ini akan jadi bahan pertimbangan. Tapi kita ini negara hukum,  kita akan menghormati hasil proses hukum yang ada,”tuturnya.

Usai menyampaikan tuntutannya, ratusan massa yang juga diikuti oleh kaum ibu ini, akhirnya bubar dengan tenang. Sambil menyatakan akan menggelar aksi lebih besar lagi, jika tuntutannya tidak diindahkan. Sedangkan dari pantauan media ini, musyawarah PAW tetap digelar tertutup, digedung DPRD Lahat. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here