Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah Patah Kaki, Tansi Tetap Semangat Ikuti Tes CPNS

Patah Kaki, Tansi Tetap Semangat Ikuti Tes CPNS

Tanggal : Pukul :
175
0
Patah Kaki, Tansi Tetap Semangat Ikuti Tes CPNS
Tansi saat ditandu oleh tim panitia

Baturaja, Detik Sumsel — Perjuangan Tansi Hajirin (32) warga Dusun I Desa Sudan kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu untuk mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) patut diacungi jempol. Meski sedang mengalami cidera patah kaki dan lepas engsel tulang panggul akibat jatuh dari pohon jengkol, Tansi tetap berusaha untuk tetap mengikuti tes CPNS.

Pantauan detiksumsel.com dilapangan, Tansi yang mengikuti tes CPNS sesi kedua ini terpaksa harus ditandu oleh pihak panitia dan tim kesehatan, bahkan Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OKU Mirdaili SSTP MSi ikut menggotong Tensi hingga keruang tes.

“Meskipun sedang cidera karena jatuh, saya ingin tetap berjuangan dan memberikan yang terbaik untuk keluarga saya,” kata Tansi saat dibincangi usai mengikuti test.

Dituturkan Tansi, ia mengalami cidera lepas engsel tulang panggul karena jatuh dari pohon jengkol. Hal itu terjadi sekitar 1 bulan yang lalu setelah ia mendaftar menjadi peserta tes CPNS.

Baca Juga :   Sejumlah Taman di Kota Baturaja Terus Dipercantik

Diceritakan Tansi ia berangkat dari Desa Sudan Lengkiti ke Gedung Narapraja Diklat BKPSDM OKU diantar oleh kakaknya dengan menggunakan sepeda motor. “Lumayan jauh pak kelamaan duduk panggul ini sedikit ngilu rasanya,tapi tetap semangat,” ujarnya

Ditanya apakah ada kendala saat mengerjakan soal tes, Tansi sangat bersyukur lancar dalan menjawab soal hanya saja konsentrasinya pecah karena harus menahan sakit sambil mengerjakan soal. “Kalau hasilnya hanya bisa berharap, namun kalaupun gagal kedepan saya akan mencoba lagi,” tukasnya sambil meringis menahan sakit.

Sementara itu, Kepala BKPSDM OKU Mirdaili SSTP MSi membenarkan adanya salah seorang peserta yang terpaksa harus ditandu untuk masuk keruang tes. “Tadi peserta atas nama Tensi Hajirin ini diantar oleh kakaknya kita lihat memang kondisinya sedang mengalami cidera akibat insiden di rumahnya beberapa waktu lalu,”ujarnya.

Baca Juga :   Raih Nilai SKD 476, Rahmat Pecahkan Rekor Passing Grade Terbesar Se Indonesia

Kemudian lanjut Mirdaili, panitia dan tim medis membantu peserta ini dengan cara ditandu. Awalnya peserta ini menolak karena merasa malu hendak ditandu namu karena kondisinya yang tidak memungkinkan dan tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diharapkan peserta ini ditandu hingga ke ruang tes.

“Dari panitia kita memang memfasilitasi untuk peserta yang membutuhkan fasilitas khusus seperti ini,” ujarnya

Menurut Mirdaili panitia dan tim medis selalu standby memberikan bantuan kepada peserta yang menbutuhkan. “Ada juga kemarin beberapa peserta yang sakit kita segera antisipasi dengan memberikan perawatan awal dan obat-obatan dari tim medis,” tukasnya. (fei)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here