Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
17 Agustus 2020
Beranda Kriminal Pasutri Kena Rampok Bandit Bersenpi di Jalan Palembang Indralaya

Pasutri Kena Rampok Bandit Bersenpi di Jalan Palembang Indralaya

Tanggal : Pukul :
1008
0
Pasutri Kena Rampok Bandit Bersenpi di Jalan Palembang Indralaya
Wahid Udin korban perampokan di Jalan Palembang Indralaya saat membuat laporan di SPKT Polda Sumsel Selasa (7/7)

Palembang, Detik Sumsel — Wahid Udin (34) dan istrinya yang tengah hamil tujuh bulan menjadi korban perampokan saat hendak pulang ke Palembang dari Kayuagung OKI. Kejadian tersebut dialami kedua korban di Jalan Palembang Indralaya, KM 18 Ogan Ilir Senin (6/7).

Korban Wahid Udin (34) warga Plaju Kecamatan Sebrang Ulu II Palembang ini akhirnya membuat laporan ke Polda Sumsel Selasa (7/7).

Ditemui di SPKT Polda Sumsel korban Wahid Udin menceritakan peristiwa yang dialaminya berawal saat ia dan istrinya hendak pulang ke Palembang dari Kayuagung OKI.

“Aku samo bini aku nak ke Palembang dengan mengendarai motor Aerox pukul 03.00wib dari rumah orang tua. Di jembatan Ogan Ilir dekat pabrik sawit kami dibuntuti 3 pengendara motor yang saling berboncengan. Di KM 18 motor kami dipepet oleh mereka, bahkan salah satu pelaku meletuskan dua kali tembakan ke udara,”ujar Wahid kepada wartawan.

Baca Juga :   Pemalak Sopir Tangki Pertamina Diciduk

Diketahui pelaku berjumlah enam orang dengan mengendarai tiga motor diantaranya Honda Sonic, Vixion, dan Satria FU yang membawa 2 senjata api. Satu dari 6 pelaku memakai masker dan helm, sementara yang lainnya merampok dengan wajah terbuka.

Setelah pelaku meletuskan senpinya, kedua korban pun terjatuh karena medan jalan bergelombang saat itulah pelaku  menghadang korban tepat didepan motor korban.

“Tidak usah banyak omong , aku Cuma mau mengambil motormu saja. Kata korban meniru perkataan pelaku.

Karena motor korban menggunakan remote, pelaku meminta remote tersebut. Dari perampokan ini pelaku membawa kabur satu unit motor Yamaha Aerox, dua handphone, hardisk merk tosiba, laptop dan uang senilai 500.000 milik korban.

Baca Juga :   Ditangkap Bawa Senpira, Asril Berdalih Hanya untuk Jaga Diri

“Saat itu kondisi jalan memang ramai tapi cuma mobil yang melintas tanpa ada motor. Hanya motor kami dan motor mereka (pelaku) saja. Karena motor kami diambil kami terpaksa berjalan sejauh 1,5 KM bersama istri yang saat itu baru kontraksi dan kami ditolong mobil bus jurusan Bengkulu yang kebetulan sedang melintas,”bebernya.

Kedua korban lalu diantarkan ke Polsek Kertapati dan diarahkan ke Polda Sumsel. Sedangkan istri Wahid Udin sudah dilarikan  ke rumah sakit umum (RSMH) karena mengalami kontraksi.

Pamin III SPKT Polda Sumsel AKP Aidil Firti membenarkan adanya laporan korban perampokan dan laporan sudah diterima selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk dilakukan penyelidikan.(oji).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here