Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Petugas cleaning service Citimall Lahat saat melakukan pensterilan mall. Foto Istimewa.

Pasien Covid Meningkat, Citimall Lahat Tambah Jam Operasional

Lahat, Detik Sumsel – Ditengah meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19, hingga Kabupaten Lahat dinyatakan masuk dalam Zona Merah. Terhitung sejak Sabtu (17/10) lalu, managemen Citimall Lahat mala menerapkan jam operasional baru. Jika selama ini Mall kebanggan warga Lahat buka dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB, sejak Sabtu lalu ditutup hingga pukul 21.00 WIB.

Ahmad Holpani, selaku Marketing Executive Citimall Lahat mengatakan, pemberlakukan jam operasional baru ini sudah dikoordinasikan dengan Pemkab Lahat. Kaputusan ini diambil dengan alasan roda perekonomian harus tetap berjalan, meskipun tengah kondisi pandemi covid-19.

Baca Juga :   Tukang Ojek di Baturaja Ditemukan Tewas dengan Kondisi Bersimbah Darah

“Kami pernah kordinasi dengan pemerintah, bahwa roda perekonomian harus tetap berjalan, dengan memperhatikan protokol kesehatan,” kata pria yang akrab disapa Pani ini, Minggu (18/10).

Pani menjelaskan, penambahan jam operasional ini juga berdasarkan usulan dari pengunjung. Selama ini banyak sekali permintaan penambaham jam operasional dari pengunjung, dirasa tutup pada pukul 20.00 WIB terlalu cepat.

“Salah satunya permintaan dari pengunjung, karena waktu tutup pukul 20.00 WIB dirasa sangat singkat. Akan tetapi kami tetap menekankan protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Jurnalis, Firkom Akan Adakan Coaching Klinik

Sementara, Jubir Covid-19 Kabupaten Lahat, Taufiq M Putra, untuk update covid-19, Minggu (18/10) ada penambahan 18 pasien terkonfirmasi positif covid-19. Jika Sabtu (17/10) pasien terkonfirmasi positif berjumlah 166 orang, Minggu menjadi 191 orang. Hanya saja pada hari ini ada 6 pasien yang dinyatakan sembuh.

“Memang belum ada cluster dari Mall, tapi kami ingatkan protokok kesehatan harus dijaga ketat, mengingat banyak orang dari luar yang datang. Apalagi cluster keluarga dan perjalanan saat ini, ikut mulai meningkat,” sampai Taufiq. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Masuk ke Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya, Pengunjung Wajib Memakai Masker

Palembang, Detik Sumsel — Pengelola museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) yang terletak di Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *