Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel

Parpol Wajib Menyampaikan LADK

Baturaja, Detik Sumsel — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menghimbau, pihak Partai Politik (Parpol) wajib menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 22 September 2019 mendatang. Jika sampai waktu ditentukan Parpol belum juga menyerahkan LADK maka sanksi tegas akan diberikan oleh pihak KPU OKU.

“Jika sampai waktu ditentukan parpol tidak menyampaikan LADK maka sanksinya bisa-bisa seluruh Calon DPRD OKU yang ada di Parpol tersebut di coret semua atau gugur dari daftar calon,” kata Kasubag Hukum KPU OKU, Aidil, Kamis (20/9)

Ia menambahkan, jika parpol menyampaikan LADK namun tidak lengkap atau ada beberapa calon DPRD OKU dipartai tersebut belum menyampaikan LADK maka akan diberi waktu perbaikan. Namun jika sampai waktu perbaikan habis maka Calon DPRD yang tidak menyampaikan LADK akan gugur dari daftar pencalonan.

Baca Juga :   Tidak Dapat Undangan, Bisa Gunakan E - KTP Untuk Mencoblos

“Masa perbaikan selama lima hari setelah menyampaikan LADK. Sampai saat ini belum ada parpol yang menyampaikan LADK. Sesuai jadwal mulai 22 September baru bisa menyampaikan LADK ke KPU,” Tukasnya.

Sementara itu, Anggota KPU OKU, Devisi SDM dan Parmas, Yudi Risandi mengatakan, Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pilpres baru bisa dimulai pada 23 September 2018 dan berakhir sampai 13 April 2019.

Yudi menegaskan semua kegiatan kampanye sudah terjadwal jadi diharapkan semua Bacaleg harus mentaati jadwal kampanye. Termasuk  juga dengan peraturan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Tanggal 23 September hingga 13 April setiap partai diperbolehkan memasang APK. KPU sendiri yang memfasilitasi baleho 4×6 meter serta spanduk berukuran 1,5 x 4 meter,”kata Yudi saat mensosialisasikan jadwal kampanye dan Alat Peraga Kampanye (APK) di kantor KPU OKU

Baca Juga :   Dua Pelaku Pungli di Jembatan Pematang Panggang Diamankan

Sementara untuk jumlah APK yang difasilitasi oleh KPU, kata Yudi, pihaknya masih menunggu anggaran dari KPU provinsi. APK yang difasilitasi KPU ini untuk partai politik (Parpol) bukan untuk caleg perorangan.

“Jumlahnya masih belum diketahui. kalau disain APK kita serahkan ke pihak partai politik yang berkewajiban untuk mendesainnya kita hanya membuatkannya saja,”kata Yudi

Saat disinggung mengenai masalah kampanye lewat media sosial dan media massa. Yudi menjelaskan jika untuk media sosial partai sudah bisa melakukan kampanye termasuk setiap Bacaleg. Sementara untuk di media massa baik itu cetak dan online akan diberikan waktu kampanye mulai 24 Maret hingga 13 April 2019.

“Jika ada salah satu calon melanggar ketentuan APK yang telah disosialisasikan oleh KPU maka bisa-bisa seorang Bacaleg bisa saja digugurkan pencalonannya,”tegas Yudi. (fei).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Feriandi

Avatar

Check Also

Polres OKUT Belum Terima Laporan Terkait Netralitas ASN

Martapura, Detik Sumsel — Polres OKU Timur mengaku belum menerima laporan terkait netralitas personel Polisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *