Iklan

Detik
Pemprov
Parizal Oknum ASN Bapenda Lahat Ditangkap Hendak Dugem
Istimewa

Parizal Oknum ASN Bapenda Lahat Ditangkap Hendak Dugem

Lahat, Detik Sumsel — Satres Narkoba Polres Lahat akhirnya merilis tersangka ASN Pemkab Lahat yang terjerat Narkoba. Dari lima orang yang diamankan, tiga diantaranya ditetapkan sebagai tersangka. Dari dua tersangka berstatus ASN, satu ASN statusnya masih sebagai saksi.

Kelima orang itu diantaranya berinisial D oknum ASN, dan E, berstatus saksi. Sedangkan Yesi Permata Dela (24), Kelurahan Pasar Baru, Kota Lahat. Hartian (41), Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat. Parizal (42), ASN warga Kelurahan Kota Negara, Kota Lahat, ditetapkan sebagai tersangka.

“Setelah pemeriksaan mendalam, dua orang lainnya belum bisa ditingkatnya statusnya sebagai tersangka. D juga berstatus ASN, tapi hasil pemeriksaan tes urine mereka negatif, mereka tidak mengetahui akan diajak menggunakan narkoba,” terang Kapolres Lahat, ABKP Irwansyah, didampingi Kasat Narkoba, AKP Bobby Eltarik SH, Selasa (3/3).

Baca Juga :   HUT Ke 73 Desa Berdaya, Energi Ogan Komering Ilir Mandira

Irwansyah membeberkan, kelima orang itu tertangkap saat berada di dalam mobil jenis Hilux, berada di simpang Stasiun Lahat, Kelurahan Pasar Baru, Kota Lahat, Jumat (28/2) sekitar pukul 19.00 WIB lalu. Awalnya saat itu Parizal yang merupakan Kabid di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lahat ini, mengajak Yesi untuk hiburan karaoke-an di Kota Pagaralam.

Bukan sekedar mengajak hiburan, Parizal juga meminta Yesi mencarikan narkoba jenis inek, sembari memberikan uang Rp 1 juta 400 ribu. Yesi lantas menghubungi rekannya Hartian, untuk mentransferkan uang tersebut kepada bandar (DPO red). Yesi lalu menghubungi rekan wanitanya berinisial E, sedangkan Parizal mengajak rekan kerjanya berinisial D, dengan dalih ada acara hajatan di Kota Pagaralam.

Baca Juga :   Korban Kebakaran Kertapati Terharu Didatangi Gubernur dan Istri

“Awalnya mereka kumpul di rumah Hartian, lalu mengambil barang bukti, dan digerebek anggota. Anggota menemukan 4 butir inek terbungkus plastik lalu kertas tisu, juga satu botol miras, terletak di bawah jok sebelah kiri mobil,” beber Irwansyah.

Irwansyah mengatakan, ketiga tersangka itu berstatus pengguna, terjerat pasal 112 dan 114 KUHP, dengan hukuman paling rendah 4 tahun penjara.

“Kalau dari kronologisnya pengguna, itu pun belum sempat digunakan. Salah satu tersangka ini memang target kita,” ucap Irwansyah. (heru).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Maksimalkan Layanan Kesehatan RSUD, Bupati OKI Resmikan Unit Hemodialisis

Kayuagung, Detik Sumsel-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *