Iklan

Detik
Pemprov
Tersangka Pendi saat digiring petugas ke Mapolres OKU.

Panjat Ruko Tanpa Peralatan, Pendi Gasak Uang Ratusan Juta

Baturaja, Detik Sumsel – Cinta itu membutakan mata hati, mungkin istilah inilah yang tepat untuk disematkan kepada Jahuri Apindi alias Pendi (28) warga Desa Kurup Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU ini nekat melakukan aski pencurian hingga berhasil menggondol uang ratusan juta rupiah, uang hasil curian tersebut digunakan untuk berfoya-foya memanjakan sang pujaan hati yang diketahui merupakan wanita yang bekerja disalah satu Cafe di Baturaja.

Namun usaha pemuda berperawakan kurus ini untuk menyenangkan sang pujaan hati harus kandas, setelah dirinya diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur dibawah Pimpinan Kapolsek Baturaja Timur AKP Zaldi dan Kanit Reskrim POlsek Baturaja Timur Ipda Andaru Galuh.

Bahkan Polisi terpaksa harus memberikan tindakan tegas terukur dengan menghadiahkan sebutir timah panas yang mengenai kaki kanan tersangka karena mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Kapolres OKU AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Zaldi mengungkapkan pelaku merupakan spesialis pembobol ruko, hal ini terbukti pelaku mampu membobol dua ruko yang terletak berdekatan di kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur.

“Aksi pertama pada bulan Agustus 2019 pelaku membobol ruko di kawasan Sukaraya, Kemudian pada bulan Oktober pelaku kembali membobol ruko yang berdekatan dengan ruko pada aksi sebelumnya,”Kata Kapolres.

Modus operandi pelaku, dituturkan Kapolres. Pelaku bekerja selama tiga hari di toko tempatnya akan melakukan aksi, hal ini untuk mempelajari kondisi toko tersebut bahkan pelaku juga memotong teralis di lantai atas toko itu.

Baca Juga :   Nama-Nama Timsel Yang Beredar Tunggu Pelantikan

Hebatnya lagi pelaku melakukan askinya seorang diri pada malam hari dengan memanjat hingga lantai 4 ruko tanpa alat bantuan. Pelaku kemudian masuk dari lantai 4 dan turun masuk kekamar di lantai tiga, kemudian pelaku berhasil mengambil uang tunai sebesar 100 juta rupiah, tiga buah cincin emas sebrat 3 suku, 3 buah gelang emas seberat 9 suku, satu unit batu giok dan satu unit HP milik korban.

“Pada Aksi pertama pelaku langsung pulang setelah beberapa hari kemudian pelaku pergi ke dealer motor  dan membeli satu unit motor jenis Yamaha N-Max dari uang hasil curian tersebut, motor itu kemudian kembali di jual oleh pelaku”jelasnya.

Merasa aksinya lancar, pada bulan Oktober pelaku kembali melakukan aksi serupa di toko yang berbeda namun dikawasan yang sama. Di toko tersebut pelaku berhasil mengambil uang sebesar 35 juta rupiah. “Kemudian pelaku kembali membeli motor jenis yang sama didiealer dengan menggunakan uang hasil curian tersebut,” ungkapnya.

Pelaku berhasil diamankan setelah adanya laporan dari korban, atas dasar laporan ini polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku, dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua unit Motor jenis Yamaha N –Max warna hitam berikut STNK atas nama pelaku.

Baca Juga :   Enam Bulan Sebelum Penetapan, Kepala Daerah Dilarang Lakukan Mutasi Jabatan

Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Baturaja Timur untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.  “Sedangkan sisa uang hasil curian menurut pengakuan pelaku habis digunakan untuk berfoya-foya dan memanjakan sang pacar,” tukasnya.

Sementara itu Pendi saat diintrogasi Kapolsek Baturaja Timur, AKP Zaldi mengakui perbuatannya, diakuinya ia nekat melakukan hal tersebut karena ingin memanjakan wanita pujaanya.

Diungkapkan Pendi, aksi tersebut dilakukannya seorang diri, dia memanjat pohon yang ada di dekat ruko, kemudian naik kelantai selanjutnya tanpa alat bantuan. Uang hasil curian pertama ia belikan motor baru jenis Yahama N Max warna hitam kemudian motor itu ia jual kembali seharga 20 juta rupiah, 40 juta rupiah iia berikan secara tunai kepada sang pacar sedangkan sisanya pakai untuk berfoya-foya. Aksi kedua ia mengakui uang tersebut kembali ia belikan motor jenis yang sama.

“Dak tau pak setiap aku maen ke kontrakannyo ( sang pacar red) dio selalu minta duit, untuk beli baju, beli HP. Kontrakannyo bae aku yang bayari, tapi sayangnyo setiap aku tanyo dimano wong tuonyo nak aku ajak nikah dak pernah galak,” ungkapnya sambil meringis menahan sakit. (fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Feriandi

Avatar

Check Also

Maksimalkan Layanan Kesehatan RSUD, Bupati OKI Resmikan Unit Hemodialisis

Kayuagung, Detik Sumsel-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *