• Senin, 25 September 2023

Banyak Motor Terjebak Lumpur, Warga Berharap PHR Zona 4 Perbaikan Jalan

- Selasa, 8 Februari 2022 | 14:38 WIB
Sekitar 6 Kilometer jalan alternatif dipinggir jalan dipenuhi pohon karet dari Desa Karang Agung ke Simpang 4 Desa Betung, Kecamatan Abab itu digenangi air bercampur lumpur.
Sekitar 6 Kilometer jalan alternatif dipinggir jalan dipenuhi pohon karet dari Desa Karang Agung ke Simpang 4 Desa Betung, Kecamatan Abab itu digenangi air bercampur lumpur.

Pali, Detik Sumsel- Kubangan lumpur seakan menjadi momok bagi para petani karet yang melintas di jalan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Raja Tempirai, tepatnya di Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Sekitar 6 Kilometer jalan alternatif dipinggir jalan dipenuhi pohon karet dari Desa Karang Agung ke Simpang 4 Desa Betung, Kecamatan Abab itu digenangi air bercampur lumpur.

Petani sekitar mengeluhkan tidak ada perbaikan jalan atau dihampar bebatuan dilakukan oleh perusahan Minyak dan Gas (Migas) plat merah itu.

Pantauan di lokasi pasca hujan puluhan titik jalan itu digenangi lumpur bercampur air, sampai batas lutut orang dewasa itu. Jalan masih jalan tanah merah.

Ateng warga Desa Karang Agung, mengaku sudah lebih puluhan tahun jalan menuju eks PT Golden Spike yang sekarang diambil alih oleh PT PHR Zona 4 Raja Tempirai, itu tanpa perhatikan oleh perusahan Migas itu.

"Kamu lihat sendiri petani karet bermotor, sampai dorong motornya, terjebak kubangan lumpur, hampir seluruh jalan merah itu digenangi lumpur," kata Ateng, Selasa (8/2/2022)

Dikatakan Ateng, jangankan untuk memberikan Corporete Sosial Responbility (CSR) khususnya kepada kebun warga yang berada dekat dengan lokasi PT PHR Zona 4 Raja Tempirai. Memperbaiki jalan yang dilewati perusahan itu dan warga perusahan Migas tidak peduli.

Jangan sama mobil pekerja atau karyawan PHR bisa lewat menggunakan mobil daubel cabin 4x4.

"Sudah banyak warga yang berkeluh kesah rusak jalan menuju kebun karet untuk minta diperbaiki, bahkan ada warga yang kesal menebang pohon karet agar mobil perusahan tidak bisa lewat," keluh Ateng.

Sementara itu, Kades Karang Agung, Ali Wardana mengakui banyak keluh kesah khusus petani karet yang melintas di jalan berdampingan dengan kebun karet dan ladang warga itu.

"Sudah sering dan berkali-kali proposal diajukan untuk perbaikan jalan, sampai sekarang blom ada jawaban atau untuk diperbaiki, seperti pengerasan jalan dan perbaiknya," ujar Ali Wardana.

PHR Head Office ComReal dan CID Zona 4, Tuti Dwi Fatmayanti terkait keluhan warga terkait rusak jalan itu, dia akan menyampaikan. "Ok nanti saya infokan ke pak Erwin sebagai PIC Humas di OKRT," singkat Tuti.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Bupati Heri Amalindo Pangkas Harga Beras di PALI

Selasa, 5 September 2023 | 21:52 WIB

Heri Amalindo : Bangga PALI Tuan Rumah Kontes Bonsai

Jumat, 26 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Warga Resah Tetesan Minyak di TP Umum

Minggu, 22 Mei 2022 | 13:34 WIB
X