Pemerintah Sumatera Selatan
ACT GLOBAL QURBAN
Beranda Ekonomi Palembang Tetap Terbuka Untuk Wisatawan China

Palembang Tetap Terbuka Untuk Wisatawan China

Tanggal : Pukul :
432
0
Kepala dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani
Kepala dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Dinas Pariwisata Palembang memastikan tidak ada larangan, menolak atau membatasi wisatawan dari luar negeri yang akan masuk ke Palembang khususnya dari China pasca merebaknya penyakit Corona.

Kepala dinas Pariwisata kota Palembang, Isnaini Madani memastikan, akan banyak kunjungan wisatawan mancanegara terutama dari beberapa negara di Asia seperti China, tiongkok, thailan, malaysia dan singgapura saat perayaan Cap go Meh yang akan dilaksanakan pada 6 Februari mendatang.

“Kita tidak boleh menolak wisatawan yang berkunjung selama pemerintah pusat tidak menetapkan larangan atau travel warning pembatasan kunjungan karena itu akan merusak citra pariwisata Palembang dan wisatawan enggan berkunjung,” ungkapnya, Selasa (04/02).

Ia berkeyakinan, semua pihak terkait sudah bekerja dan berkoordinasi mengatasi masalah Corona mulai dari menyediakan alat pendeteksi penyakit tersebut, pengawasan di bandara hingga menyiapkan tempat karantina oleh Imigrasi juga rumah sakit terkait.

Baca Juga :   Pengusaha Truk Minta Kemudahan Transportasi Arus Barang

Isnaini mengatakan saat ini tidak bisa melihat dampak langsung apakah kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara turun karena angkanya hanya bisa dihitung dan dibanding di akhir tahun.

“Sekarang tidak bisa dilihat sebab menghitung jumlah wisatawan itu akumulasi satu tahun bukan per bulan atau minggu,” ujarnya.

Dia berharap adanya tiga event besar cap go Meh yakni cap go Meh di pulau Kemaro, cap go Meh di Kampung Kapitan juga festival lampion bisa menawari banyak wisatawan berkunjung ke Palembang.

Jika semakin banyak wisatawan berkunjung berarti akan semakin banyak memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Palembang juga mengerjakan roda perekonomian karena wisatawan menghabiskan uang untuk makan, menginap juga belanja.

“Kita justru harus mengalakkan tingkat kunjungan wisatawan ke Palembang, karena ditahun 2019 pariwisata menyumbang PAD cukup signifikan sebesar Rp60 miliar atau mengalami peningkatan dibanding tahun 2018 dari Rp185 miliar menjadi Rp250 miliar ditahun 2019,” ucapnya.

Baca Juga :   Inspirasi Calon Pengantin, PIM Kembali Gelar Wedding Festival

Tahun lalu ada 2,1 juta wisatawan lokal dan 12 ribu wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Palembang. Tahun ini dia optimis target kunjungan wisawatan naik enam persen karena tahun 2019 yang dikenal sebagai tahun politik, tahun tiket pesawat mahal dan lainnya tapi sektor pariwisata tetap tumbuh baik.

Tahun ini semua ketegangan politik sudah usai, tiket pesawat turun, dan terbukanya tol menjadi akses baru wisatawan berkunjung ke Palembang melalui jalur darat sehingga potensi kunjungan pariwisata akan semakin bagus.

“Palembang akan bekerjasama dengan Lampung membuat paket wisata karena kedua daerah ini berbeda budaya, kuliner, tempat wisata dan lainnya sehingga menawarkan keunikan sendiri yang berbeda sehingga akan baik jika dikolaborasikan bersama,” jelasnya. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here