Pemprov
Yan Sulistio Ekonom Universitas Sriwijaya (Istimewa)

Pahami Asuransi Sebelum Berinvestasi Agar Tak Rugi

Palembang, Detik Sumsel – Banyaknya masyarakat yang merasa menjadi korban dari asuransi, sebenarnya dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat terkait asuransi itu sendiri.

Ekonom Universitas Sriwijaya Yan Sulistyo mengatakan, banyak masyarakat yang berangapan bahwa asuransi itu perlindungan 100 persen. Padahal, asuransi itu bukan hanya pelindungan saja tetapi ada resiko terutama asuransi investasi.

“Asuransi investasi yang mengelola keuangan tersebut menginvestasikan uangnya, namun pada ssat pademi ini semua ekonomi turun karenanya kinerja asuransi turun drastis sehingga terjadi gagal bayar dan kalau pun klaim maka nilainya akan turun drastis,” jelasnya, Senin (05/10).

Dikatakan, pada setiap investasi ada resiko termasuk pula asuransi, high return high risk. Kondisi ini akan semakin sulit ketika pada masa pademi.

Baca Juga :   Tukar Tambah Avanza Lewat Program Trade-in

Karenanya Yan mengungkapkan pada saat ini tahan dan jangan dulu investasi dalam bentuk apa pun termasuk asuransi karena kinerja akan sulit mengingat ekonomi global termasuk Indonesia tengah sulit.

“Kondisi sulit ini berlaku di seluruh dunia sebab pada kondisi ini nasabah pasti yang selalu dirugikan yang ini menjadi bagian resiko investasi termasuk asuransi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan pada masa pademi ini yang paling tepat itu adalah masyarakat saving sebanyak banyaknya. Tahan investasi dan ketika ekonomi mulai membaik silakan investasi dan tentu pahami dulu produk investasi termasuk resiko dan keuntungan.

Baca Juga :   Pertumbuhan Capai 5,71 Persen, Perekonomian Sumsel Lampaui Nasional

Ditambahkanya untuk investasi harus benar-benar diperhatikan baik jangka panjang atau pendek. Mengingat, covid 19 ini belum tahun sampai kapan. Ada yang sampai 2020 nanti. “Ini penting agar tidak salah pilih sebab kembali lagi semua punya resiko,”katanya.

Bahkan menurutnya investasi emas pun saat ini belum tentu jadi pilihan terbaik. Begitupun investasi lain saham, resadana, investasi berjangka hingga properti. “Bisa jadi pilihannya pada perdagangan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti sembako hingga farmasi dan telekomunikasi yang memang dibutuhkan pada pademi,”tutupnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Jaga Ketahanan Energi Nasional, Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field Tajak Sumur MSI-TAF02

– Target produksi minyak/gas 100 BOPD dan 2.5 MMSCFD. Palembang, Detik Sumsel – Setelah berhasil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *