Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Olahraga Petanque Mulai Dikembangkan di OKU

Olahraga Petanque Mulai Dikembangkan di OKU

Tanggal : Pukul :
173
0
Atlet muda Pentaque saat berlatih di GOR Baturaja

Baturaja, Detik Sumsel — Kabupaten Ogan Komering Ulu mulai mengembangkan olahraga Petanque atau dapat diucapkan “petank” yakni suatu bentuk permainan olahraga yang tujuannya melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu. Kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

Di kabupaten OKU, Olahraga Petanque tergolong baru. Cikal bakal Olaharaga Petanque ini ketika Ilham Adhamy MPd, Ahmad Dahrius Oganda SPd, Ibra Suhendra SPd, Robi Apriansyah SPd, Ardo Okilanda dengan Taufik Akbar guru olahraga inilah yang mendirikan Baturaja Petanque Club. “Saat itu belum terbentuk pengurus Kabupaten,” terang Ilham Adhamy MPd, yang telah mengantongi sertifikat pelatih Petanque lisensi Nasional.

Dalam olahraga Petanque dijelaskan Ilham, terdapat single men, single women, double men, double women, double mix, triple men, triple women, triple mix (satu putri, dua putra) triple mix (satu putra, dua putri) shooting men, shooting women.

“Meski tergolong olahraga unik yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas, namun antusias peminat olahraga ini di Bumi Sebimbing Sekundang cukup banyak,” ujarnya

Dikatakan Ilham, olahraga petanque tidak memerlukan banyak dana dan dapat dimainkan oleh semua kalangan secara menyenangkan. Nah, saat ini mereka sedang gencar mengenalkan dan mensosialisasikan Petanque ke masyarakat Kota Baturaja. Setiap Selasa, Sabtu dan Minggu, Petanque OKU mengadakan latihan dan pengenalan ke masyarakat di Lapangan GOR Baturaja mulai dari 16.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB WIB. “Kita baru dalam rangka mensosialisasikan ke masyarakat, mengumpulkan SDM yang ada dan masih latihan biasa,” imbuhnya

Permainan olahraga Petanque dimainkan di tanah lapang atau rerumputan yang berukuran 4×15 meter. Secara teknis, olahraga ini lebih mengedepankan akurasi, strategi dan feeling dari para pemainnya. “Petanque dimainkan dengan menggunakan hitungan waktu satu jam. Pemenang adalah tim yang paling banyak mendapat skor. Selain menggunakan durasi waktu, tim yang paling cepat mendapat skor 13 angka akan menjadi pemenang,” terangnya

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Kabupaten Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kabupaten OKU, Yunizir Djakfar S Sos MIP didampingi Sekretaris Umum, Desti Amitia Sari SPd dan Bendahara Umum, Wahyu Pin Utami SPd, menerangkan, Pengkab FOPI OKU baru dikukuhkan November 2019 yang lalu. “Program kerja, kita akan beraudiensi ke Bupati OKU, Dinas Pendidikan OKU dan Dinas Pemuda dan Olahraga OKU,” terang Yunizir.

Tujuan audiensi ini, lanjut Yunizir, sekalian silaturahmi, pihaknya memberitahu dan meminta bantuan kepada pihak terkait dan mensosialisasikan Petanque ke masyarakat. Karena, di Dispora OKU Pengkab FOPI OKU koordinasi terkait pembinaan dan di Dinas Pendidikan OKU melakukan koordinasi atlet. Pasalnya, olahraga Petanque dapat diikuti semua umur. ”Dalam waktu dekat, kita akan mengadakan event simulasi dengan mengajak semua warga Baturaja,” pungkas Yunizir. (fei)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here