Pemprov
Pengikraran dilakukan Bupati OKU Timur Kholid Mawardi SSos MSi didampingi Kepala Kesbangpol Kabupaten OKU Timur Drs. H. Sepala Hamdani, MM serta Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. OKU Timur H. Abdul Rosyid, S.Ag., MM, FKUB kab. OKU Timur serta dihadiri FKUB Provinsi yang Diwakili Kemenag Provinsi Sumsel Sarnubi dan Forum Kerja Perangkat Derah (FKPD) Kab. OKU Timur/yang mewakili.

Nusa Tunggal Jadi Desa Kerukunan Umat Beragama

Martapura, Detik Sumsel- Desa Nusa Tunggal Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur melakukan ikrar sebagai desa perwakilan se- Kabupaten OKU Timur yakni sebagai Desa Kerukunan Umat Beragama oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten OKU Timur, bertempat di Balai Desa Nusa Tunggal Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur, Sabtu (4/11) .

Pengikraran dilakukan Bupati OKU Timur Kholid Mawardi SSos MSi didampingi Kepala Kesbangpol Kabupaten OKU Timur Drs. H. Sepala Hamdani, MM serta Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. OKU Timur H. Abdul Rosyid, S.Ag., MM, FKUB kab. OKU Timur serta dihadiri FKUB Provinsi yang Diwakili Kemenag Provinsi Sumsel Sarnubi dan Forum Kerja Perangkat Derah (FKPD) Kab. OKU Timur/yang mewakili.

Ketua FKUB Kabupaten OKU Timur, K.H. Maqbul Achsan menyampaikan, sebelum pengikraran pihaknya telah melakukan pengamatan terlebih dulu sehingga tidak serta merta membuat desa percontohan dan desa kerukunan umat beragama. Menurutnya, warga di Desa Nusa Tunggal memiliki keyakinan yang berbeda-beda, baik agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, hingga Penghayat Kepercayaan. Meski demikian, selama hidup berdampingan nyaris tidak pernah ada riak mengenai perbedaan keyakinan tersebut.

Baca Juga :   Warga OKU Timur Ngeluh Harga Bawang Merah Naik

“Mereka menjalankan peribadatan dengan nyaman tanpa ada masalah serta warga Nusa Tunggal dinilainya tetap eksis menjaga kondusivitas dalam perbedaan sehingga tidak terbentur dengan budaya negatif,” ungkapnya.

Sementara, FKUB Provinsi Sumsel yang Diwakili Kemenag Provinsi Sumsel Sarnubi dalam mengapresiasi atas adanya desa percontohan dan desa kerukunan umat beragama.

“Keberadaan desa seperti ini dinilai sangat penting di era seperti saat ini. Ini yang selalu menjadi impian kami, Baik di FKUB provinsi Sumsel dan Kementerian Agama Provinsi Sumsel,” Jelasnya.

Sementara Bupati OKU Timur mengatakan, ikrar pada hari ini yang seyogyanyanya dilaksanakan awal tahun 2020, namun baru bisa terlaksana menjelang akhir tahun 2020 ini, karena dampak pandemi Covid-19.

“Kami sampaikan kepada FKUB Sumatera Selatan Bahwa sesunghuhnya nya bentuk kerukunan umat beragama di Kabupaten OKU Timur sudah lama dan nyata dalam praktek kehidupan masyarakat. Rata-rata desa di Kabupaten OKU Timur agamanya majemuk, suku nya banyak selalu di sarankan demikian, mengapa karena tingkat kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi terhadap konsep toleransi, “ungkap Kholid.

Baca Juga :   Ungkap Prostitusi Berkedok Rumah Makan

Desa Nusa Tunggal, Nusa itu Kebangsaan dan tunggal itu satu, maka saat akan di usulkan oleh Kemenag Kab.OKU Timur untuk desa percontohan dam desa kerukunan, maka saya ajukan Desa Nusa Tunggal, karena agama nya paling lengkap yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha didalam praktek kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat tidak pernah terjadi konflik.

“Terciptanya kerukunan dan kondusivitas hidup beragama tidak terlepas dari tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di lingkungan setempat. Mereka menjadi sosok luar biasa yang mampu merangkul semua elemen agama dan hidup berdampingan tanpa saling mengganggu, “pungkasnya. (sus)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Susi Riwayat

Avatar

Check Also

Toko Bangunan Dilalap Api, Kerugian Capai Rp 2 Miliar

Martapura, Detik Sumsel- Kebakaran mengahuskan toko bangunan Tirtajaya yang berada di Kelurahan Terukis, Kecamatan Martapura, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *