Pemprov
Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar menunjukkan barang bukti kepingan emas batangan dihadapan awak media

Ngaku Bisa Datangkan Emas Batangan, Si Dukun Buta Ini Tipu Ratusan Juta Pasiennya

Palembang, Detik Sumsel — Adi Rohmat (26) warga asal Desa Pematang Gadung, Kabupaten Batang Hari Jambi ini diringkus anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa. Pria buta ini diringkus dalam kasus penipuan dengan modus sebagai dukun yang bisa mengobati orang sakit serta bisa menarik harta karun berupa emas batangan.

Korbannya adalah Haji Ending yang tak lain adalah keluarga pasien yang hendak diobati oleh tersangka.

Penipuan bermula saat tersangka bersama istrinya JM (DPO) datang kerumah korban di Jalan Tungkal Ilir Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin pada Kamis (10/9) lalu.

Saat itu tersangka meramal bahwa dipekarangan rumah korban banyak harta karun yang terpendam didalam tanah. Tersangka pun menawarkan jasa ke korban untuk menarik harta karun dengan menyiapkan mahar uang Rp 146 juta.

Korban pun memberikan uang ke tersangka sebanyak lima kali dengan total keseluruhan 146 juta dalam kurun waktu satu bulan. Tersangka lalu mengambil sedikit tanah dari rumah korban dan dibawa ke Jambi untuk keperluan ritual.

Baca Juga :   Dukung Polri Tegakkan Hukum dan Berantas Hoax

Dihadapan polisi Adi mengaku aksi penipuan ia lakukan secara spontan saat ia dan istrinya datang ke rumah korban untuk mengobati korban.

“Saat itu saya berkata bahwa ditanah rumah korban banyak emas batangan. Untuk mengambil emas batangan itu korban harus membayar mahar Rp 146 juta, korbannya percaya dan membayar uang mahar sebanyak lima kali dalam sebulan,”katanya kepada wartawan saat dihadirkan dalam pres rilis di Mapolsek Talang Kelapa Senin (2/11).

Dikatakan, Adi setelah korban membayar mahar, ia pun mengambil sedikit tanah dipekarangan rumah korban dan dibawa ke Jambi untuk dilakukan ritual. Setelah diritual tersangka memberikan kotak yang berisi kepingan emas ke korban dan kotak yang berisi emas itu baru boleh dibuka dan dijual sepuluh hari setelah kotak diterima korban.

“Kepingan emas palsu itu saya dapat dari almarhum guru spiritual saya di Jawa. Saya tidak pernah mengecek keaslian kepingan emas itu karena saya sudah tahu itu emas palsu,”tuturnya.

Uang hasil menipu korban, oleh tersangka diberikannya kepada istrinya sebesar 46 juta dan sisanya sudah habis digunakan untuk keperluan sehari hari. “Uangnya sudah habis saya gunakan untuk kebutuhan sehari hari. Ada sekitar 46 juta saya kasihkan ke istri saya,”ucapnya.

Baca Juga :   Disiksa dan Hendak Dibunuh Napi Lapas Kayuagung Surati Kalapas

Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar SIK mengatakan terungkapnya kasus penipuan yang dilakukan dukun palsu ini setelah korbannya melapor ke Polsek Talang Kelapa.

Adapun modus tersangka pura-pura bisa mengobati korban. Saat berada dirumah korban tersangka berkata dibawah tanah pekarangan dirumah korban ada kepingan emas batangan. “Untuk mengambil emas batangan tersebut korban harus membayar mahar sebesar Rp 146 juta setelah itu tersangka mengambil tanah untuk ritual,” ujarnya.

Setelah itu tersangka memberikan kotak yang berisi emas batangan palsu. Tersangka berpesan ke korban bahwa kotak tersebut baru boleh di buka setelah sepuluh hari setelah ritual.

“Waktu sepuluh hari yang dijanjikan korban pun membuka kotak yang berisi kepingan emas dan saat akan dijual ternyata emas tersebut palsu,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Pemprov Sumsel Perpanjang Kerjasama Akses Layanan Penerbangan dengan Garuda Indonesia 

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi atas terjalinnya kerjasama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *