Gran Fondo
Antrian bus di Terminal Kota Muara Enim jelang Lebaran saat ini.

Naikan Tarif Ongkos, Izin Trayek Dicabut

Muara Enim, Detik Sumsel – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muara Enim, melarang sopir bus Antar Kabupaten Dalam Provinsi (AKDP) menaikan tarif ongkos kepada penumpang mudik mulai H-7 lebaran hingga H+7 lebaran Idul Fitri 1440 H. Soalnya para pengusaha angkutan umum hanya diperkenankan memakai tarif batas atas dan bawah yang sebelumnya telah ditetapkan.

Kepala Dishub Muara Enim, H Riswandar SH MH melalui Kabid Angkutan Akhmad Junaini mengatakan, berdasarkan aturan yang berlaku kini tidak lagi diperkenankan angkutan penumpang untuk menerapkan tuslah. “Tidak ada tuslah,” tegas Junaini, Selasa (28/5).

Menurutnya, untuk penyesuaian tarif selama arus mudik dan balik bus AKDP hanya diperkenankan berpatokan pada tarif batas atas. Terkait nominal, hal tersebut telah diatur dan jika dikalkulasikan nilainya.

Baca Juga :   Sosialisasikan 4 Pilar, Hendri Zainuddin Ajak Generasi Muda Hindari Radikalisme

Ditegaskannya, jika ditemukan ada angkutan penumpang yang melanggar ketentuan maka pihaknya akan langsung melakukan penindakan. “Sanksi Paling berat pencabutan izin trayek angkutan,” tuturnya.

Terkait tarif batas atas dan bawah, kata dia, tarif batas atas angkutan penumpang antar kota dalam provinsi (AKDP) kelas ekonomi trayek Muara Enim-Palembang Rp 40 ribu per penumpang. Sedangkan untuk bus Damri tarifnya Rp 55 ribu per penumpang. “Tarif AKDP sudah ditetapkan oleh Gubernur Sumsel. Untuk tarif penumpang bus Damri tidak mengalami kenaikan,”jelasnya.

Baca Juga :   Prabowo-Sandi Menang di Muara Enim

Sementara itu,  pengurus Transpotasi Damri Muara Enim, Edi (50), menjelaskan memasuki H-8 belum ada lonjakan penumpang.

“Diprediksi terjadi lonjakan penumpang H-4. Untuk tarif tidak mengalami kenaikan,” jelasnya.

Terpisah, pengurus bus AKDP Kamrata Jaya, Husin (51), mengaku memasuki H-8 belum terjadi lonjakan yang signifikan untuk penumpang.

“Masih Sepi, baru ada dua penumpang. Biasanya terjadi lonjakan penumpang H-7 dari Palembang. Dan dari Muara Enim lonjakan penumpang memasuki H+3. Untuk tarif Palembang-Muara Enim tetap Rp40 ribu, tidak ada tuslah,” tambahnya.(ndi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Andi Ardian

Avatar

Check Also

M Chandra Duduki Ketua KONI Muara Enim

Muara Enim, Detik Sumsel- Ketua KONI Kabupaten Muara Enim periode 2020-2024 diduduki M Chandra SE …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *