Pemprov
Nadia Bocah Penderita Tumor Mata Dirujuk Ke Palembang

Nadia Bocah Penderita Tumor Mata Dirujuk Ke Palembang

Baturaja, Detik Sumsel — Nadia balita berusia empat tahun terancam mengalami kebutaan akibat pembengkakan yang terjadi pada bola matanya, bahkan bola mata bocah cantik itu terlihat menyembul keluar dari kelopak matanya.

Kondisi ini membuat balita pasangan Suryanti dan Habibi ini hanya bisa menangis didalam dekapan ibunya karena rasa sakit yang ia derita.

Diceritakan Suryanti, Nadia mengalami sakit pada matanya akbiat kemasukan pasir ketika sedang bermain. Karena keterbatasan biaya Nadia hanya diobati menggunakan obat tradisional.

“Dua hari kami beri obat tradisional, mata Nadia tidak juga kunjung sembuh, bahkan mulai membesar,” sedihnya.

Kemudian, masih dengan keterbatasan biaya, akhirnya Suyanti dan Habibi kedua orang tua Nadia yang kesehariannya bekerja sebagai upahan kebun orang tersebut membawa Nadia ke Dukun terdekat. Bukannya membaik, tapi mata Nadia makin membesar dan bola matanya juga keluar.

Baca Juga :   Ini Cara Polantas Dekati Masyarakat di Bulan Ramadhan

“Karena tidak ada jalan lain, kami juga takut dengan kondisi Nadia, akhirnya kami bawa Nadia ke Puskesmas Kedaton Peninjauan Raya. Disana Nadia diobati. Setelah pulang bu Yeni Kepala UPTD Puskesmas datang kerumah untuk membawa Nadia ke RSUD Baturaja,” jelasnya.

Kebingungan Kedua orang tua Nadia akhirnya dapat dihilangkan setelah banyaknya bantuan dari berbagai pihak serta perhatian khusus dari Pjs Bupati OKU M Zaki Aslam. Pjs Bupati OKU didampingi Sekda OKU dan Direktur Rumah Sakit Umum melepas secara langsung keberangkatan Nadia yang akan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Husen.

Baca Juga :   Diklaim Milik Warga, Pusat Pelatihan Gajah di Lahat Akan Ditanami

“Semoga ananda Nadia ini bisa cepat sembuh seperti sedia kala, mari kita doakan lekas sembuh,” ucapnya.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Umum Ibnu Sutowo Baturaja, dr Ryana Dyana Rahman mengatakan bahwa tim medis telah melakukan perawatan awalan. Untuk seluruh biaya termasuk Rapid Test telah ditanggung oleh pihak Rumah Sakit.

“Untuk biaya kita akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Dinsos OKU”, ucapnya. (fei)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Feriandi

Avatar

Check Also

Kejari Banyuasin Menggeledah kantor dinas perdagangan Kota Palembang terkait tera

Uji Tera Bermasalah, 3 ASN Pemkot Palembang Tersangka

Palembang Detik Sumsel.com,– Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel membenarkan tim penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *