Pemprov
Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ogan Ilir Hj Sumayati

Musim Penghujan, Dinkes OI Himbau Masyarakat Waspadai Wabah DBD

Indralaya, Detik Sumsel — Mencegah wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) pada musim penghujan saat ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir menghimbau seluruh warga untuk menjaga lingkungan terutama saat musim penghujan karena dimusim penghujan inilah wabah penyakit DBD meningkat.

Plt Kepala Dinkes Ogan Ilir Dr Nurharlinah melalui Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit (P2P) Hj Sumayati mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Kepala UPTD Puskesmas di masing-masing Puskesmas untuk melaksanakan kewaspadaan penyakit DBD dengan melaksanakan langkah-langkah dan antisipasi.

Antisipasi yang dilakukan mulai dari melaksanakan penyuluhan serta membuat edaran tentang penyakit DBD terutama tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah kerja Puskesmas (Poskesdes, Posyandu, Desa dan Sekolah), meningkatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk melalui kegiatan 3 M (menguras bak mandi, menutup rapat tempat penampungan air, menaburkan serbuk bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan.

Baca Juga :   Usulan RKPD 2020, Masuk Senilai Rp 22,4 T

“Menginstruksikan kepada pengelola program demam berdarah Puskesmas untuk mendistribusikan abate ke Desa-desa dan sekolah,” ujar Kabid P2P Hj Sumayati, saat dibincangi di ruang kerjanya, Senin (26/11).

Menurut Hj Suma, pihaknya meminta kepada petugas Puskesmas untuk segera melaporkan setiap adanya kasus DBD diwilayah Puskesmas dalam lingkungan Kabupaten OI.

“Sejak Januari hingga Oktober 2018, ada 47 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten OI. Kendati menurun bila dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kita harus waspada karena sudah memasuki musim hujan. Jadi, kita perhatiannya kepada masyarakat untuk kasus demam berdarah ini,”tutur Hj Sumayati.

Baca Juga :   Kasus Pembunuhan Ketua Masjid Nurul Iman OKI Direkonstruksi

Diakuinya, pada saat musim hujan banyak terjadi genangan yang menyebabkan jentik-jentik nyamuk hidup. Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh warga untuk selalu menjaga lingkungannya.

“Selain itu, kami juga memberikan serbuk abate yang tersedia di setiap kantor yang berkoordinasi dengan Puskesmas setempat,” ujar Kabid P2P Dinkes Pemda OI.(AL).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Geluti Usaha Cupang Hias, Pras Mampu Raup Omzet Jutaan Rupiah Perbulan

Sekayu, Detik Sumsel – Hanya dengan bermodalkan dua jenis ikan Cupang hias, Yelow Galaxi dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *