Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Costumer tengah melakukan pemesanan tiket di kantor Garuda Rivai
Costumer tengah melakukan pemesanan tiket di kantor Garuda Rivai (Maya/detiksumsel.com)

Mulai 13 Juli, Garuda Tambah Jam Penerbangan Dua Kali Sehari

Palembang, Detik Sumsel – Maskapai Garuda Indonesia akan menambah jumlah penerbangan langsung dari dan ke Jakarta terhitung 13 Juli mendatang menjadi 2 kali dari semula hanya satu kali saja per hari.

Penambahan jumlah penerbangan ini dilakukan untuk memberikan kemudahan masyarakat yang akan berpergian mengingat saat ini kondisi sudah new normal.

“Iya kita tambah jadwal penerbangannya semula hanya pagi menjelang siang saja kini ditambah juga jadwal penerbangan sore,” ujar Manager Marketing Garuda Indonesia, Meisye Paulina Tambunan, Jumat (10/07).

Meisye mengatakan jadwal penerbangan tersebut yakni Jakarta-Palembang terbang dengan pesawat GA 104 berangkat pukul 09.45 wib tiba pukul 10.40 Wib.

Palembang – Jakarta GA 109 berangkat pukul 11.35 wib tiba pukul 12.45 Wib.
Jakarta – Palembang terbang menggunakan pesawat GA 108 berangkat pukul 13.40 wib tiba pukul 14.40 Wib.
Palembang – Jakarta terbang menggunakan pesawat GA 113 berangkat pukul 15.25 wib tiba pukul 16.40 Wib.

Ditambahkanya, saat permintaan untuk penerbangan sudah mulai terlihat karena perjalanan dinas atau keperluan korporasi perusahaan.

Baca Juga :   Kenalkan Yamaha Maxi, Yamaha Gelar Sport Expo Selama Tiga Hari

Tapi memang diakuinya untuk penerbangan dengan tujuan wisata ataupun jalan-jalan sampai saat ini belum begitu bergairah.

Meisye mengatakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang Garuda juga melakukan disinfeksi  pada seluruh area kabin yang memiliki kontak langsung dengan penumpang, seperti toilet, kursi, meja, sandaran kepala, sandaran tangan, tempat penyimpanan bagasi, dan galley.

Garuda juga dilengkapi dengan sistem filtrasi udara High Efficiency Particulate Air (HEPA) yang merupakan fitur penyaring udara yang ada di setiap pesawat Garuda Indonesia. Sistem filtrasi udara di kabin pesawat ini dapat menyaring 99,999 persen partikel debu dan kontaminan udara, seperti virus dan bakteri sehingga kualitas udara di kabin dapat terjaga kebersihannya.

“Selama penerbangan juga kita berikan jarak antar penumpang sehingga tidak duduk berdekatan dan setiap penerbangan juga dibatasi maksimal keterisian kursi 50 persen meski pemerintah memberikan izin keterisian kursi hingga 70 pesen,” tegasnya.

Pihaknya juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan mengubah jadwal terbang karena sejumlah kebijakan terkait Covid.

Baca Juga :   Pertamina Lubricants Komitmen Dukung Kemajuan Pendidikan

Pelanggan bisa mengubah jadwal terbangnya berlaku hingga 31 Maret tahun depan atau 2021. Jadi pelanggan yang sudah memesan tiket saat ini dan menunda penerbangan tatap bisa terbang hingga tahun depan.

Selain bisa mengubah jadwal keberangkatan, pelanggan juga bisa mengubah rute yang diinginkan. Perubahan ini akan dikenakan biaya tambahan jika rute baru yang akan dituju harga tiketnya lebih mahal daripada harga tiket yang sudah dipesan sebelumnya. Tapi jika harga tiket baru yang diubah lebih murah tidak ada uang pengembalian selisih harga tiket.

Dan bila pelanggan membatalkan penerbangan yang sudah dipesannya maka refund tiket yang sudah dibayar akan dikembalikan dengan voucher tiket yang bisa digunakan kembali untuk membeli tiket lagi.

Jika pelanggan memerlukan bantuan mengenai reservasi penerbangan, perubahan jadwal atau rute, Anda dapat menghubungi kami melalu live Chat 24 jam di http://bit.ly/livechatgaruda atau contact center di 0 804 1 807 807 atau +62 21 2351 9999. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Selama Pandemi, Penjualan Kendaraan Turun Drastis Hingga 50 Persen

Palembang, Detik Sumsel – Sejak pandemi Covid-19 terjadi pada awal Maret hingga Mei, penjualan kendaraan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *