KPU Sumatera Selatan

Modus Jual Hp, Pemuda Ini Todong dan Tusuk Korbannya

0
272

Palembang, Detik Sumsel — Dengan berpura – pura menawarkan handphone milik nya secara online. Agus Salim (18) warga Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang bersama temannya berinisial Jp (DPO) berhasil menodong korban Riki Akbar (15).

Tidak hanya menodong korban tersangka juga menusuk korban nya hingga mengalami luka yang cukup serius.

Tersangka Agus sendiri ditangkap anggota Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Selasa (18/09) sore Komplek Amin Mulya Jakabaring, karena berusaha kabur, polisi pun memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanannya, sehingga tersangka menyerah.

Tersangka setelah adanya laporan korban di Mapolsek SU I, karena telah menjadi korban penodongan oleh tersangka Agus dan JP di kawasan danau Opi Jakabaring pada Minggu (27/05/).

Saat itu, korban Riki dan temannya Rahmad bukan hanya ditodong tetapi juga mengalami luka tusuk di pinggang.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara Jaya mengatakan, tersangka melakukan aksinya dengan modus menjual Hp Xiomi A5 dengan harga Rp1 juta melalui sosial media.

“Korban yang tertarik lalu menghubungi tersangka, setelah itu tersangka dan korban janjian bertemu di depan SPBU Opi Mall untuk transaksi Hp tersebut. Setelah mereka bertemu dan korban pun merasa cocok dengan Hp tersebut, kemudian tersangka mengajak pindah lokasi ke danau Opi,” katanya.

Setelah sampai di danau OPI, tersangka Jp mengeluarkan pisau dan menodong korban, melihat hal itu, teman korban Rahmad berlari dan di kejar oleh tersangka Agus.

“Korban Riki didekap oleh tersangka Jepri dan ditusuk di bagian pinggang hingga mengalami luka robek, setelah itu kedua tersangka melarikan diri,” jelasnya.

Ia menambahkan kasus ini dilaporkan oleh korban di Mapolsek SU I, karena tidak ada perkembangan sehingga Jatanras Polda Sumsel mengambil alih.

“Setelah kita selidiki, akhirnya kita mengetahui pelakunya. Saat akan ditangkap tersangka berusaha kabur, sehingga terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur. Sementara temannya Jp masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Sementara itu, Agus mengakui telah melakukan penodongan tersebut, tetapi dirinya tidak melakukan penusukan. ”Aku cuman mendekap korban saja pak, sementara yang menusuk itu temanku,”katanya saat menjalani pemeriksaan, Selasa (18/9).(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here