Pemprov
Gubernur Sumsel Herman Deru saat menghadiri Exit Meeting Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan terhadap Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel, di ruang Rapat Bina Praja, Jumat (10/5) sore.

Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel

Palembang, Detik Sumsel- Terkait adanya sejumlah konsep temuan dari Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov Sumsel tahun anggaran 2018 oleh BPK, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta segera dilakukan edukasi ke OPD-OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Hal itu dimaksudkan agar temuan serupa tidak terjadi di masa kepemimpinannya.

Pernyataan tersebut diungkapkannya saat menghadiri Exit Meeting Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan terhadap Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov. Sumsel, di ruang Rapat Bina Praja, Jumat (10/5) sore.

“Saya bukan mau mencari siapa yang salah. Tapi saya ingin ini dibenahi. Bila perlu kedepan ada bimbinan teknis atau edukasi dari BPK. Untuk apa? agar tidak salah kedepannya,” jelas Herman Deru.

Terkait kedatangan rombongan BPK dalam exit meeting ini, Ia mengaku sangat terbantu. Ia bahkan ingin di masa awal kepemimpinannya sebagai Gubernur Sumsel (sejak 1 Oktober 2018), laporan keuangan segera dibenahi.

Baca Juga :   Danlanud SMH: Hikmah Idul Adha Mengajarkan Kita Untuk Rela Berkorban

“Sumsel ini ibarat kapal besar, asetnya sangat banyak. Untuk itu bantu saya, saya ingin ini benar sejak awal,” tambahnya.

Kepada Perwakilan BPK Sumsel yang hadir, iapun mengucapkan terimakasih karena sudah  menyelenggarakan pemeriksaan yang memakan waktu hingga  40 hari lamanya.

“Tadi sudah dijelaskan oleh pak Inoki. Saya sampaikan juga bahwa saya sangat serius mengurusi soal aset ini. Karena harus diakui banyak aset milik Sumsel ini masih belum dikembalikan. Secara kasat mata ini bisa dilihat,” jelasnya.

Adapun kedatangan perwakilan BPK ini menurutnya menjadi angin segar tersendiri baginya. Sebab pengusutan aset yang nilainya mencapai triliunan akan semakin mudah. ” Kita sudah bentuk satgas pengusutan aset. Tugasnya banyak termasuk menelusuri kewajiban-kewajiban BOT dan lainnya,” jelas Herman Deru.

Baca Juga :   ICMI Sumsel Ajak Jaga Kondusifitas Pasca Pilpres

Sementara itu Perwakilan BPK RI Sumsel Antonio Inoki yang mewakili Kepala Perwakilan BPK RI Sumsel memaparkan bahwa sebagai pengendali teknis kedatangan mereka ini dalam rangka agenda pembahasan temuan pemeriksaan yang sudah ditanggapi masing-masing OPD.

“Secara garis besar kami akan sampaikan terkait konsep temuan pemeriksaan. Bahwa jumlah keseluruhan dan sudah ditanggapi ada puluhan konsep temuan pemeriksaan,” jelasnya.

Kepada Gubernur Sumsel Antonio Inoki juga meminta agar keberadaan dan aset yang terdaftar lebih diperhatikan. Jangan sampai aset yang terdaftar tersebut tidak ada keberadaannya karena akan membingungkan penghitungan laporan keuangan.(tet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Deby

Avatar

Check Also

Akui Dapat Laporan Badan Jalan Disewakan, Agus Rizal : Bukan Urusan Kami

Palembang, Detik Sumsel – Terkait adanya sewa badan jalan di Jalan Tengkuruk (bawah Jembatan Ampera),menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *