Iklan
Pemprov
Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Kelompok Tani Toman Sari Jaya, Desa Toman, Kecamatan Babat Toman,

Miliki 220 Petani Karet, UPPB Toman Sari Butuh Perhatian Serius

Sekayu, Detik Sumsel – Memiliki anggota sekitar 220 petani karet, Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Kelompok Tani Toman Sari Jaya, Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, terus berkembang, dan memberikan dampak positif bagi petani. Melihat perkembangan itu, dinilai membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui dinas terkait.

“UPPB Toman Sari Jaya hampr dua tahun berdiri, dan saat setiap satu Minggu sudah menampung Karet dari masyarakat rata-rata 14-15Ton. Kondisi tempat dan fasilitas seadanya seperti ini, tetapi Alhamdulillah kami sudah dapat merangkul petani 220 orang dari 3 desa,” ujar Amyadi Ketua UPPB Toman Sari Jaya saat di bincangi sejumlah wartawan, Senin (07/06)

Bermodalkan keteguhan hati dan kekompakan warga, menurut Amyadi,  kelompok tani UPPB Toman Sari Jaya hingga saat ini berangsur-angsur tumbuh hingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.

“Dampak positif dari hasil lelang di UPPB, Alhamdulillah kami sudah bisa memperluas jalan dan baru-baru ini kami membangun jembatan sepanjang 200 meter dengan nilai 42 Juta rupiah, itu uangnya selain bantuan dari warga juga hasil dari lelang UPPB ini,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tim Panitia Seleksi CPNS MUBA Tampil Beda

Terpisah, Anton selaku Sekretaris UPPB Toman Sari Jaya, sangat berharap kepada Pemerintah dapat memberikan perhatian dan uluran tangan, sehingga kedepannya UPPB Toman Sari Jaya dapat lebih berkembang lagi.

“Kalau untuk pelatihan kami terus dan selalu mengikuti. Namun kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Muba agar kami diberikan bantuan seperti pupuk dan fasilitas pengelolaan seperti tempat atau gedung UPPB, karena hingga saat ini tempat kami masih nyewa,” harapnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Musi Banyuasin Akhmad Toyibir melalui Kepala Bidang (Kabid) P2HP Roizin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Support penuh untuk kemajuan 110 UPPB di 15 Kecamatan dalam Kab. Muba.

“Kami juga berharap, kepada kepala Desa setempat untuk berperan aktif guna kemajuan UPPB di desanya. Kemudian untuk fasilitas seperti gedung atau pelataran itu harus mengajukan proposal,” ujar Roizin.

Baca Juga :   Nyambi Jual Sabu, Petani di OI Diringkus Polisi

Dijelaskan Roizin sebelum mengajukan proposal pembangunan gedung UPPB kelompok tani harus memiliki tanah atas nama UPPB itu sendiri dan di ketahui UPTD dan Kepala Desa.

“Prosedur pengajuan proposal untuk mendapatkan bantuan gedung, itu harus memiliki tanah atas nama UPPB, silahkan hibah dari Pemerintah desa atau pribadi yang penting saat mengajukan proposal di lampirkan surat keterangan bahwa tanah tersebut sudah milik UPPB setempat,” jelasnya.

Lanjutnya, bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sebanyak 30 gedung UPPB di seluruh Kabupaten Musi Banyuasin telah selesai pelaksanaan pembangunannya. Sehingga kita berharap untuk tahun-tahun berikutnya bisa bertambah.

“Ada  110 UPPB seluruh Muba, baru sekitar 30 gedung yang telah dibangun dan Alhamdulillah saat ini 3.000 Ton per bulan hasil UPPB seluruh Kabupaten Musi Banyuasin,” pungkasnya. (edy)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Tahun Ini Hanya PPPK Guru Tes di Lahat

Lahat, Detik Sumsel- Pelaksanaan tes CPNS dan PPPK Pemkab Lahat segera dilaksanakan. Sejumlah kesiapan tengah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *