Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
17 Agustus 2020
Beranda Pendidikan Milad ke 10 Tahun, Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Launching Marogan Mancing dan...

Milad ke 10 Tahun, Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Launching Marogan Mancing dan Resto

Tanggal : Pukul :
420
0
Milad ke 10 Tahun, Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Launching Marogan Mancing dan Resto
Saung di pesantren Tahfidz Kiai Marogan tempat santri dan satriwan mengaji

Palembang, Detik Sumsel — Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Talang Betutu akan menggelar tasyakuran Milad (ulang tahun) ke 10 tahun pada Minggu 19 Juni 2020 mendatang.

Sejak diresmikan pertama kali oleh KH.Yusuf Mansur tepatnya 19 Juli 2010 di Masjid Kiai Marogan Kertapati. Tanpa terasa sudah berdiri selama 10 tahun. Dari cikal bakal Rumah Tahfidz Kiai Marogan lalu menyebarke daerah di Sumsel.

“Alhamdulillah berawal dari Rumah Tahfidz Kiai Marogan lalu bermetamorfosis menjadi Pesantren Tahfidz dan Sekolah Alam Marogan satu komplek di Talang Betutu,”kata pengasuh pesantren Tahfidz Kiai Marogan Talang Betutu Ustadz Masagus Fauzan Yayan SQ.

Untuk merayakannya kata ustadz yang akrab disapa Yayan ini pengurus Pesantren menyelenggarakan tasyakuran berupa pengajian ibu-ibu, dan perlombaan. Selama 1 hari itu acara diisi dengan tasyakuran berupa potong tumpeng, pengajian ibu-ibu majelis taklim, serta khataman alquran para santri rumah tahfidz se-kota Palembang untuk mendoakan kebaikan bagi bangsa dan negara.

“Pada momen ini juga digelar perlombaan seperti lomba mancing, lomba balap perahu, lomba nasyid dll. Kita memohon doa restu atas pembukaan Pondok Marogan. Di lahan tanah wakaf Pesantren 1.5 hektar kita fungsikan untuk Pesantren Kiai Marogan tempat asrama dan sarana belajar para santri belajar menghafal alquran dan sekolah alam,”katanya.

Dikatakan Yayan sebagian lahan pesantren Tahfidz Kiai Marogan dikelola secara produktif menjadi kawasan wisata edukatif, yaitu Pondok Marogan. Terbuka untuk masyarakat umum yang ingin berwisata mengisi waktu liburan bersama keluarga tercinta. sebagaimana iklim pesantren maka pihak pengurus menyajikan aneka wahana wisata edukasi terdiri dari outbond, memanah, flying fox, rumah baca, menanam aquaponik, peternakan lele dan kambing.

“Besarnya biaya operasional pesantren yang mayoritas terdiri dari anak yatim dhuafa pihak pengurus berikhtiar mengembangkan wakaf produktif usaha “Pondok Marogan”. Lahan pesantren insyaallah cocok terutama untuk yang hobby memancing, wisata kuliner ikan bakar, dan menyeruput kelapa muda di pinggir sungai,”bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Yayan, melalui usaha Pondok Marogan ini para santri bakal magang, belajar berwirausaha. Sebagaimana misi pesantren ingin menjadikan santripreneur mencontoh Kiai Marogan seorang ulama yang juga pengusaha sukses. Insyaallah di tengah pandemi covid-19 panitia tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memastikan bagi tamu yang datang dalam keadaan sehat dengan dicek suhu badan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Mohon doa dan dukungan semua pihak semoga keberadaan Pesantren Kiai Marogan dan Pondok Marogan ini bermanfaat dan memberikan keberkahan bagi masyarakat Palembang, Sumsel dan Nusantara,”pungkasnya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here