Gran Fondo
Riki terlapor yang dilaporkan JH dalam kasus pengancaman senjata tajam

Merasa Tidak Mengancam, Riki Tanggapi Laporan JH

Palembang, Detik Sumsel — Terkait laporan JH (43) warga Jalan Karya Baru, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang di Polresta Palembang dengan terlapor Riki (28) dalam perkara pengancaman kepada JH dan istrinya saat menagih hutang pada Sabtu (1/6) kemarin. Riki selaku terlapor membantah bahwa ia telah mengancam JH dengan senjata tajam jenis pisau.

Diceritakan Riki, antara dirinya dengan JH adanya bisnis penjualan kerupuk. Riki mempunyai hutang sebesar 16 juta pembelian kerupuk.

“Pada Kamis 30 Mei 2019, J menjanjikan akan mengirim kerupuk ke rumah saya di Perum OPI, Jalan Opi Raya Keluraharan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring. Namun saat JH datang ke rumah saya bukannya kerupuk yang dijanjikan nya, justru JH menyodorkan bon hutang kepada saya dengan nada tinggi,”kata Riki kepada wartawan Minggu (2/6).

Baca Juga :   Tidak Kebagian Kios, Pedagang Curhat ke DPRD

Mendapat perkataan JH yang tinggi, lantas Riki langsung membayar hutang sebesar 16 juta kepada JH. Bukan nya pergi setelah menerima bayaran hutang, JH justru masih mancing keributan dirumah Riki dengan nada tinggi.

“Saya tegur JH agar segera keluar dari rumah saya dan tidak memancing emosi dan keributan dengan saya, karena anak saya masih bayi dan orang tua saya stroke ringan jadi terganggu. Jadi tidak benar saya mengancam JH apalagi dengan senjata tajam itu tidak ada sama sekali,”jelasnya.

Baca Juga :   Rangking Hasil CAT, 30 Peserta Berhak Ikut Psikotes

Menurutnya, apa yang telah dilakukan JH dengan menagih hutang dimalam hari tidak etis karena telah mengusik dirinya dan keluarga sedang beristirahat.

Sebelumnya, JH bersama istrinya EL telah melaporkan Riki ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang pada Sabtu (1/6) dalam perkara pengancaman dengan senjata tajam jenis pisau.

Semenrara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT AKP Heri membenarkan adanya laporan korban terkait pengancaman dengan senjata tajam.

“Benar kedua korban telah membuat laporan di SPKT, laporan sudah kita terima dan akan segera ditindak lanjuti oleh unit Reskrim,” ungkapnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Warga di Pagaralam Terpaksa Undur Acara Resepsi

Pagaralam, Detik Sumsel- Berdasarkan adanya kesepakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam bersama dengan satuan gugus tugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *